Kisah Bhabinkamtibmas Polsek Pahae Jae Inisiasi Pembangunan Masjid

Masjid Al Huda di Dusun III Simajambu, Desa Simangumban Jae, Kecamatan Simangumban.

Taput, Lintangnews.com | Warga Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) memberikan apresiasi dan penghargaan pada seorang personel Polres Taput yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Polsek Pahae Jae, Bripka Pol Junior Hutabarat.

Ini karena telah membantu dan berperan serta dalam pembangunan Masjid Al Huda di Dusun III Simajambu, Desa Simangumban Jae, Kecamatan Simangumban.

Tokoh Masyarakat Desa Simangumban Jae, Samsir Ritonga menjelaskan, awal pertama berdiri Masjid Al Huda pada tahun 1806 oleh Raja Panusunan Burung. Dia merupakan orang yang pertama membuka perkampungan di daerah itu dan mendirikan Masjid Al Huda.

“Bangunannya masih berbentuk panggung dari bahan kayu dan ukurannya kecil. Masjid ini dulunya hanya digunakan warga Muslim berjumlah 12 Kepala Keluarga (KK). Tahun 1980, Masjid direnovasi lagi menjadi semi permanen dan hingga saat ini berdiri dengan megah karena jamaah sudah mulai banyak. Saat ini jumlah jamaah mencapai 100 KK lebih,” jelasnya, Rabu (28/4/2021).

Tokoh Pemuda Muslim Desa Simangumban Jae yang juga Ketua Panitia Pembangunan Masjdi Al Huda, Pardamean Simanjuntak mengatakan, awal pembangunan atau renovasi Masjid terbentur masalah dana.

Pihak panitia dan Bripka Junior Hutabarat berdiskusi untuk merundingkan masalah dana itu. Bripka Junior pun langsung melakukan penggalangan dana dan terkumpul sampai Rp 2 miliar.

“Atas kegigihan dari pak Junior ini lah menggalang dana, pembangunan Masjid Al Huda pun bisa tuntas dibangun, ” jelasnya.

Menurutnya, Bripka Junior bergaul dengan masyarakat tidak memandang agama dan suku. Yang sangat diapresiasi masyarakat, meskipun Bripa Junior beragama Kristen, namun perhatiannya untuk pembangunan Masjid Al Huda dinilai sangat luar biasa.

“Pak Junior langsung membimbing kami membuat proposal permohonan bantuan kepada donatur dari pengusaha dan perantau. Tidak hanya itu saja, Pak Junior sering menyumbangkan tenaga bekerja selama pembangunan Masjid. Kami umat muslim di Desa ini pun tidak ada memandang agama maupun suku,” ungkapnya.

Pardamean mengungkapkan, berkat ide dari Bripka Junior, pihak panitia pembangunan langsung mendirikan spanduk dan memberikan propasal. Akhirnya semakin banyak donatur yang memberikan bantuan dana untuk pembangunan Masjid Al Huda.

Dia menuturkan, pengumpulan dana juga dilakukan Bripka Junior dari Pendeta dan Gereja,maupun donatur lainnya ada juga. Selain itu, putra perantau di Kecamatan Simangumban juga memberikan bantuan sebesar Rp 70 juta.

Bripka Junior menuturkan, dalam hidup ini dirinya mempunyai prinsip harus bisa bermanfaat bagi orang lain. Dia mengaku, termotivasi dari mantan Kapolres Taput, AKBP Horas Marasi Silaen yang memberikan bantuan saat pembangunan Masjid Al Huda baru dimulai tahun 2018.

“Dari situlah, saya bersama panitia pembangunan Masjid langsung musyawarah melakukan penggalangan dana,” jelasnya.

Dirinya juga mengapresiasi masyarakat Simangumban. Ini karena bisa diterima semua elemen masyarakat. “Saya bertugas di Kecamatan Simangumban sudah hampir 5 tahun sebagai Bhabinkamtibmas di 8 Desa,” tutupnya. (Gihon)