KKN-PPM USU Sosialisasikan Pengolahan Sampah di Desa Denai Lama  

Tim KKN-PPM USU menyerahkan plakat.

Deli Serdang, Lintangnews.com | Kuliah Kerja Nyata-​Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Sumatera Utara (USU) R60 mensosialisasikan pengolahan sampah pada warga Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang bertempat di aula kantor desa setempat, Jumat (23/7/2021).

Kegiatan yang bertajuk ‘Pemberdayaan Masyarakat Desa Denai Lama’ itu guna meningkatkan potensi desa wisata kampoeng lama melalui alternatif pengolahan sampah itu diikuti Kepala Desa (Kades) Denai Lama, Parnu, Sekretaris Desa (Sekdes), Misdianto, para Kepala Dusun (Kadus) dan masyarakat.

Para mahasiswa-mahasiswi USU menerangkan tentang pentingnya pengolahan sampah dengan baik dan benar di Desa Denai Lama yang merupakan daerah tujuan wisata. Selain itu, melakukan demontrasi pembuatan pupuk cair dengan mengunakan bahan EM4.

Ketua Tim KKN-PPM, Glenaldy Panjaitan mengatakan, ini merupakan program dari Universitas, dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat di Desa Denai Lama melalui ilmu yang mereka dapatkan dari perkuliahan.

“Kami melihat di Desa ini masih ada warga yang belum mengerti dan cara pengolahan sampah. Karena itu kami mencoba untuk mengajak warga untuk memanfaatkan sampah,” sebutnya.

Glenaldy menuturkan, diketahui sampah memang jorok dan mendatangkan penyakit, tetapi bila dikelola dengan baik maka bisa mendatangkan uang atau keuntungan ,yang muaranya bisa menopang ekonomi keluarga di saat pandemi Covid-19.

“Intinya KKN-PPM bertujuan untuk memberdayakan warga melalui alternatif pengolahan sampah,” tutupnya.

Kades Parnu mengucapkan terima kasih pada mahasiswa USU yang telah memilih Desa Denai Lama untuk melakukan KKN-PPM.

“Kami berharap, masyarakat dapat mengerti tentang pengolahan sampah dengan baik dan benar. Kami doakan agar para mahasiswa bisa menerapkan ilmu yang didapat dari Desa ini untuk dikembangkan di Universitas nya dan seusai kuliah nanti,” papar Parnu.

Di akhir pertemuan, Glenaldy menyerahkan plakat dan bantuan 10 tunit ong sampah organik dan anorganik. (Idris)