Kompensasi Kepala Daerah Tak Sampai 1 Periode Diberikan Uang Sebesar Gaji Pokok

Kepala daerah( Ist).

Siantar, Lintangnews.com | Masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Siantar periode 2017-2022, akan berakhir pada tanggal 27 Februari 2022. Dan selanjutnya akan mengikuti Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada tahun 2024.

Hal ini tertuang pada surat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tertanggal 28 Juni 2019 dengan nomor : 111.12/ 3448/OTDA.

Dalam surat yang ditandatangani Akmal Malik selaku Direktur Jenderal Otonomi Daerah disampaikan, pemungutan suara serentak dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang masa jabatannya berakhir pada tahun 2015 dan bulan Januari sampai dengan bulan Juni tahun 2016, dilaksanakan pada tanggal dan bulan yang sama pada bulan Desember tahun 2015.

Pemungutan suara serentak kepala daerah hasil pemilihan tahun 2015 dilaksanakan pada bulan September tahun 2020.

Lanjut Akmal dalam surat itu, Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang tidak sampai 1 periode diberi kompensasi uang sebesar gaji pokok, dikalikan jumlah bulan yang tersisa untuk mendapatkan hak pensiun satu periode.

Dalam surat yang ditujukan ke Gubernur Sumatera Utara menuturkan, khususnya terkait dengan waktu pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Siantar dilaksanakan pada tahun 2020.

“Berkenaan dengan hal tersebut di atas, diharapkan kepada saudara Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat menyampaikan hal dimaksud kepada Wali Kota Siantar,” tutup Akmal dalam surat tersebut.

Menanggapi hal itu, Kabag Penataan dan Pendapatan Daerah Biro Otda dan Kerja Sama Setdaprov Sumatera Utara, Ahmad Rasyid mengaku, akan mempelajari terkait hal tersebut.

“Nanti kita diskusikan,” ujarnya, Jumat (19/2/2021).

Rasyid mengaku, saat ini pihaknya masih fokus penertiban Surat Keputusan (SK) ke kepala aerah yang habis masa jabatannya. “Kita fokus ke hal ini dulu,” tandasnya.

Sayangnya, Akmal Malik saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban. Pesan singkat yang dilayangkan belum dibalasnya. (Elisbet)