Kondisi Jalinsum di Ajamu Labuhanbatu Seperti Kubangan Kerbau, Diduga Ini Penyebabnya

229
Kondisi Jalinsum di Ajamu seperti kubangan kerbau.

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Simpang Ajamu, Kecamatan Panai Hulu menuju Sei Rakyat, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu semakin tidak karuan kondisinya.

Lubang-lubang yang menganga di tengah badan jalan semakin hancur. Sementara diketahui baru beberapa hari diperbaiki atau ditambal, namun sudah babak belur, persisnya di tengah-tengah Kota Ajamu, Kecamatan Panai Hulu.

Hancurnya badan jalan itu diduga akibat truk-truk yang melintas melebihi kapasitas ketahanan jalan. Akan tetapi petugas yang terkait seperti, Polisi Lalu Lintas (Polantas) dan Dinas Perhubungan (Dishub) tidak terlihat melakukan tindakan.

“Apa penyebab bebasnya truk-truk itu melintas kurang diketahui,” sebut Muddin salah seorang warga Desa Teluk Sentosa, Minggu (26/10/2019).

Kata Muddin lagi, apabila tidak segera diperbaiki badan jalan yang berlubang-lubang itu, maka tidak tertutup kemungkinannya akan ada menjadi korban jatuh.

“Bahkan bisa sepeda motor bertabrakan, karena masing-masing mengambil jalan yang bagus. Untuk ini diharapkan pihak yang terkait dapat kiranya memperbaikinya,” harap Muddin.

Dishub Pemkab Labuhanbatu diminta turun melihat kondisi Jalinsum bagaikan kubangan kerbau. Dan sama sekali tidak pernah dipantau dinas terkait sampai selesai pengerjaan tampal sulam jalan tersebut.

Koordinator LSM HAM RI meliputi Kecamatan Panai Hilir, Panai Tengah, Panai Hulu dan Bilah Hilir, Suparno didampingi Suwardi menyesalkan dinas terkait dalam hal ini Dishub dan Kepolian.

“Hancurnya Jalinsum itu seperti kubangan kerbau , meskipun baru selesai diperbaiki. Pengamatan di lapangan, penyebab hancur jalan lintas itu akibat muatan truk melebihi 8 ton. Kenapa status Jalinsum Negeri Lama sampai ke Ajamu masih kelas III C dengan muatan 8 ton,” tukasnya.

Suparno menuturkan, akan melaporkan secara tertulis pada Pimpinan Daerah LSM HAM RI di Labuhanbatu atas temuan kondisi Jalinsum yang terabaikan pihak-pihak terkait. (Sofyan)