KPUD Asahan Laksanakan Pelipatan Surat Suara, Ini Jumlahnya 

Masyarakat yang dilibatkan melakukan pelipatan surat suara oleh KPUD Asahan.

Asahan, Lintangnews.com | Pelipatan surat suara dilaksanakan KPUD Kabupaten Asahan dengan melibatkan 240 orang.

Ini untuk melipat sebanyak 1.586.722 surat suara (DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi dan DPR-RI). Sedangkan untuk DPD-RI dan Presiden-Wakil Presiden belum diterima KPUD Asahan.

Ini disampaikan Ketua KPUD Asahan, Hidayat didampingi Komisioner Bawaslu Asahan, Ibnu Azhar Saragih di lokasi gudang penyimpanan yang juga menjadi gudang pelipatan kertas suara di Jalan Gotot Subroto, Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kisaran Timur.

Hidayat mengatakan, untuk suara suara yang diterima sebanyak 1.586.722.  Ini terdiri dari DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi dan DPR-RI sebanyak 2 gelombang.

Untuk gelombang pertama, diterima Rabu (13/3/2019) malam berjumlah 705.429 kertas suara terdiri dari DPR RI Dapil Sumut 3  sebanyak 526.573 lembar, DPRD Kabupaten/Kota Dapil 1 Asahan 93.523 lembar dan DPRD Kabupaten/Kota Dapil 2 Asahan 85.333 lembar.

Lalu pada gelombang kedua, pada Jumat (15/3/2019) malam sebanyak 881.293 lembar surat suara. Ini terdiri dari DPRD Provinsi Dapil Sumut 5 sebanyak 526.573 lembar, DPRD Kabupaten/Kota Dapil 3 sampai 7 Asahan sebanyak 354.720 lembar.

“Ada 15 kelompok yang melakukan pelipatan kertas suara. Setiap kelompok dan jumlah disesuaikan dengan kapasitas gudang, sehingga pekerjaan dapat berjalan lebih nyaman. Proses pelipatan juga diawasi oleh pengamanan dari Kepolisian, KPUD dan Bawaslu,” ungkap Hidayat.

Menurutnya, sebanyak 586.722 lembar adalah jumlah tertulis yang diterima untuk jumlah aslinya. Sementara surat suara yang rusak sedang dilakukan penghitungan ulang pada  saat pelipatan. Dan jumlah itu sudah termasuk 2 persen surat suara tambahan.

“Surat suara untuk DPD-RI dan Presiden-Wakil Presiden diperkirakan akan kita terima sebelum akhir Maret ini,” kata Hidayat.

Sementara itu di tempat berbeda, Komisioner KPUD Asahan Divisi Perencanaan dan Data, Kelana Muttaqin Simanjuntak menyampaikan, untuk jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 516.248 jiwa.

“Di antaranya tunadaksa sebanyak 173 orang, tunanetra 96 orang, tunarungu 169 orang, tunagrahita 134 orang dan disabilitas lainnya 243 orang,” ujar Kelana. (heru)