Deli Serdang, Lintangnews.com | Bulan Ramadhan tahun ini banyak membawa berkah bagi pedagang takjil (bukaan puasa).
Hampir di seluruh Desa di Kecamatan Pantai Labu dan Beringin, Kabupaten Deli Serdang bermunculan para pedagang yang menjajakan dagangannya dengan mengunakan steling.
Mulai dari kue kering, kue basah, makanan kekinian serta es aneka rasa menjadi menu utama untuk berbuka puasa.
Namun sekian banyak pedagang yang menjajakan takjil, tidak sama yang dilakukan Osmah (60) warga Desa Binjai Bakung, Kecamatan Pantai Labu.
Osmah hanya melakukan berdagang di rumahnya, sambil membuat atau memasak langsung dagangannya.
Saat disambangi awak media, Selasa (4/4/2023), Osmah tampak lagi membuat takjil untuk didagangkannya. Takjil yang dibuat Osmah ini adalah kue tradisional khas Melayu yakni kekaras.
Menurut Osmah, membuat kue itu sudah ditekuninya 10 tahun lalu. Selama ini hanya orang yang datang ke rumahnya untuk membeli kue kekaras. Osmah menambahkan, juga berjualan di lokasi kuliner Pasar Kamu setiap hari Minggu.
“Pada Ramadhan tahun ini saya juga membuat kue kekaras untuk berbuka puasa dan bisa juga menu makanan Lebaran. Alhamdulillah Ramadhan ini banyak juga yang membeli datang ke rumah. Lumayan lah bisa menambah ekonomi rumah tangga,” ujar Osmah yang berstatus janda ini.
Setiap hari Osmah bisa menghasilkan kue kekaras sebanyak 3 Kg. Sementara harga per Kg nya sebesar Rp 85.000.
“Kue kekaras ini rasanya manis dan rapuh terbuat dari komposisi tepung beras, gula, minyak makan dan air. Hari ini sudah 12 hari puasa, semoga hingga akhir Ramadhan banyak yang datang membeli,” tutupnya. (Idris)



