Labuhanbatu Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19 

Plt Kadis Kominfo Pemkab Labuhanbatu, Rajid Yuliawan

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Kabupaten Labuhanbatu berubah status dari zona oranye ke zona merah dalam penyebaran Covid-19..

Ini setelah Satgas Penanganan Covid-19 Pusat memperbarui daftar daerah di Indonesia yang termasuk dalam zona merah atau wilayah berisiko tinggi penularan Virus Corona.

Kabupaten Labuhanbatu telah masuk zona merah penyebaran Covid-19 dikutip dari halaman covid19.co.id  per  tanggal 15 Agustus 2021.

Humas Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Labuhanbatu, Ibnu membenarkan pergeseran status dari zona oranye ke zona merah. Ia juga mengirimkan link berita media online yang menyiarkan 131 daerah Kabupaten/Kota di Indonesia yang masuk dalam daftar wilayah zona merah, termasuk Kabupaten Labuhanbatu.

Masuknya Labuhanbatu ke zona merah, menambah daftar daerah zona merah di Provinsi Sumatera Utara menjadi 8 daerah Kabupaten/Kota. Yaitu Medan, Deli Serdang, Pematangsiantar, Tebingtinggi, Asahan, Labuhanbatu, Tapanuli Utara (Taput)  dan Samosir.

Status Labuhanbatu yang menjadi zona merah juga dibenarkan Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rajid Yuliawan.  Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Labuhanbatu ini menyebutkan, Labuhanbatu sudah masuk ke zona merah.

“Minggu ini memang kita masuk zona merah. Besok tim gugus akan rapat guna melakukan kebijakan dengan hal (zona merah) itu,” sebut Rajid, Kamis (19/8/2021).

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga akan naik ke level 4 dengan status zona merah. Selain itu, penerapan protokol kesehatan (prokes) juga akan diperketat agar Labuhanbatu bisa keluar dari zona merah.

Rajid juga menghimbau masyarakat harus lebih waspada dan supaya lebih mematuhi prokes di mana pun berada.

“Labuhanbatu sudah berada di zona merah, dengan jumlah kasus konfirmasi positif aktif 560 orang. Mari bekerjasama dengan perketat prokes. Kesadaran diri sendiri adalah kunci agar kita bisa keluar dari pandemi ini. Bersama kita bisa lawan Covid-19,” kata Rajid mengakhiri. (Sofyan)