Lapas Siantar Kembali Gagalkan Masuknya Sabu dan Ganja dengan Cara Dilempar

Barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dan ganja yang berupaya dimasukkan ke Lapas Siantar.

Simalungun, Lintangnews.com | Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Pematang Siantar berhasil menggagalkan masuknya narkotika jenis sabu-sabu dan ganja ke dalam Lapas.

Awalnya, Selasa (21/7/2021) sekira pukul 05.30 WIB dinihari petugas pos menara, Taufiq Sipayung mendengar suara yang mencurigakan dari seputaran tembok Lapas.

Ketika disenter dari atas menara ada seperti barang mencurigakan yaitu plastik kresek berwarna biru. Selanjutnya petugas pos menara segera melaporkan kejadian itu pada Komandan Regu Jaga, Juyandri Saragih.

Petugas berupaya menyenter ke arah luar tembok. Namun karena situasi di luar tembok kurang pencahayaan, pelaku pelemparan tidak terlihat.

Komandan Regu Jaga segera melaporkan hal itu pada Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Permasyarakatan (KPLP), Sahat Bangun dan Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas), Rudy Fernando Sianturi.

Menerima informasi itu, Kalapas memberi arahan agar dipantau untuk menemukan siapa yang akan menjemput barang mencurigakan tersebut. Namun sampai pukul 10.00 WIB pagi tidak ada yang menyentuh barang mencurigakan itu dan Kalapas memerintahkan agar segera dilaporkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun.

Petugas Lapas Siantar dan Sat Narkoba Polres Simalungun membuka bungkusan yang dilempar berisi sabu-sabu dan ganja.

Sekira pukul 14.00 WIB, Tim Sat Narkoba dipimpin Aipda Ahmad Sopawi langsung datang ke lokasi penemuan barang mencurigakan itu.

Saat dibuka, bungkusan itu berisi 7 bal besar diduga narkoba jenis ganja dan 5 bungkusan plastik klip ukuran besar sabu. Selanjutnya diamankan dan dibawa ke Polres Simalungun guna dilakukan penyelidikan.

“Ini kedua kalinya kita melakukan pencegahan masuknya narkoba ke dalam Lapas. Namun disayangkan kita belum bisa mengetahui kepada siapa barang itu akan dituju dan pelaku pelemparan,” sebut Kalapas saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (21/7/2021).

Rudy menjelaskan, berdasarkan arahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Sumut agar memperketat setiap pengawasan, penggeledahan dan pemeriksaan barang dan orang yang akan lewat Pintu Utama (P2U) di setiap Lapas.

“Makanya saya memberi penguatan dan perintah kepada petugas pengamanan khususnya di P2U agar lebih meningkatkan pemeriksaan dan penggeledahan. Kemungkinan hal itu pun disadari oknum yang belum diketahui, sehingga melakukan upaya memasukan narkoba dengan cara melemparnya,” sebut Kalapas.

Dia menambahkan, hal ini merupakan wujud keseriusan Lapas Siantar dalam hal Bersinar (Bersih dari Narkoba) dan mewujudkan zona integritas dan wilayah menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). (Rel/Zai)