Luruskan Pemutusan Air yang Menunggak, di Kepmen Otda Tak Kenal Istilah Pemutihan

Kantor Perumda Tirtauli Kota Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Untuk meluruskan polemik terkait pemutusan sambungan air salah seorang pelanggan yang memiliki tunggakan rekening sebesar Rp 7 juta lebih, manajemen Perumda Tirtauli Kota Siantar menyampaikan sejumlah hal.

Di antaranya, seluruh kegiatan pengelolaan perusahaan itu diatur oleh sejumlah peraturan perundang-undangan. Kemudian, perusahaan juga wajib mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangannya, salah satunya terhadap Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang rutin melakukan pemeriksaan.

Hal itu disampaikan Humas Perumda Tirtauli, Rosliana Sitanggang menjawab polemik yang muncul atas pemutusan sambungan air salah seorang pelanggan atas nama Tugiman, yang sambungan airnya diputus pada tahun 2015 lalu.

Ketika itu, sambungan air pelanggan diputus akibat menunggak pembayaran sejak Maret tahun 2014 hingga Maret tahun 2015.

Persoalan lalu muncul setelah Tugiman meninggal dunia dan anaknya yang menempati rumahnya. Menyadari air ke rumah itu tak lagi mengalir, anak almarhum kemudian bermohon agar Perumda memasang kembali sambungan air ke rumah tersebut. Namun permohonan ditolak karena adanya catatan tunggakan rekening nilainya lebih dari Rp 7 juta belum dibayarkan.

“Sesuai aturannya tunggakan rekening air ke rumah itu harus dibayar terlebih dulu. Juga harus membayar juga biaya pasang sambungan baru. Memang seperti itu lah aturan yang harus kami ikuti,” jelas Rosliana, Kamis (22/4/2021).

Disinggung kemungkinan adanya peluang mendapatkan kompensasi, semisal pemutihan, mengingat penghuni rumah pertama telah meninggal dunia, Rosliana menyayangkan hal itu sama sekali tidak ada termaktub di dalam regulasi yang mengatur mereka.

“Kalau kita lihat Kepmen Otda (Keputusan Menteri Otonomi Daerah) Nomor 8 Tahun 2000, itu sama sekali tidak mengenal istilah piutang atau pemutihan. Malah kami sebagai perusahaan yang selalu dituntut untuk tertib administrasi pembukuan,” ungkapnya.

Karena itu, Rosliana berharap setiap pelanggan agar dapat memaklumi dan selalu melakukan pembayaran rekening tepat waktu.

Untuk hal ini, Perumda Tirtauli telah berupaya mempermudah pelanggannya lewat membangun website yang bisa diakses lewat internet. Dan juga telah menyediakan akses pembayaran secara online. (Elisbet)
Kantor Perumda Tirtauli.