Mantan Ketua PDI-P Tebingtinggi Dilaporkan Dugaan Korupsi Dana Partai

Mantan Ketua PDI-P Tebingtinggi, Waris.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Pasca pengaduan Parlindungan Rajagukguk selaku mantan Anggota DPRD Kota Tebingtinggi ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebingtinggi seputar dana partai kini bakal berbuntut panjang.

Sebelumnya, Parlindungan melaporkan mantan Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Tebingtinggi, Waris. Namun bersangkutan mengaku, tak ambil pusing dan siap menghadapi hal terpahit.

“Biarkan saja,” ujar Waris yang juga Anggota DPRD Kota Tebingtinggi itu  berlalu pergi saat dikonfirmasi, kemarin.

Sekedar diketahui, penggaduan dugaan korupsi dana bantuan pembinaan partai Tahun Anggaran (TA) 2009-2014 di PDI-P Tebingtinggi itu dilaporkan mantan Anggota DPRD Tebingtinggi periode 2009-2014 Parlindungan.

Pengaduan itu dibenarkan Parlindungan yang juga mantan Sekretaris PDI-P Tebingtinggi. Menurutnya, pengaduan itu perihal dugaan korupsi dana bantuan pembinaan partai yang dilakukan oleh oknum pengurus partai.

Disebut-sebut hal itu diduga dilakukan Waris yang saat itu menjabat sebagai Ketua dan Bendahara Sophiani Tambunan. Diketahui, keduanya masih duduk di DPRD Tebingtinggi.

Menurut Parlindungan, dugaan korupsi ini dilakukan dengan modus pembengkakan terhadap bon tagihan yang ada. Akibatnya, diduga telah merugikan keuangan negara bersumber dari APBD dikucurkan melalui Kantor Kesbanglinmaspol sebesar Rp 50 juta setiap tahunnya. Kegiatan itu dilakukan dengan cara mengesampingkan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk tehknis (juknis) yang ada.

Parlindungan juga meminta Pidsus Kejari untuk melakukan audit investigasi terhadap kegiatan saat itu. “Saya katakan, siap diperiksa sebagai saksi atas kasus yang saya laporkan itu,” tegasnya, Kamis (7/2/2019).

Aktivis ini juga menuturkan, sudah bertemu langsung dengan Kasi Pidsus Kejari Chandra dan telah melaporkan kasus tersebut.

Kejari Tebingtinggi,M Novel melalui Kasi Pidsus Chandra yang dihubungi melalui telepon seluler membenarkan bahwa laporan terhadap kasus itu secara lisan. (purba)