Mentan Salurkan Bantuan Benih Jagung dan Padi, Pemprovsu Hanya Jagung

Kabid Tanaman Pangan Distan Simalungun, Elfrida Panjaitan.

Simalungun, Lintangnews.com | Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menyalurkan bantuan benih padi dan jagung ke Kabupaten Simalungun tahun 2021.

Benih padi sawah untuk 5000 hektar. Benih Jagung hibrida untuk 10.000 hektar. Sementara dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), hanya satu jenis yakni benih jagung untuk tanam 400 hektar.

Hal itu disampaikan  Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan di Dinas Pertanian (Distan) Pemkab Simalungun, Elfrida Panjaitan mengatakan, perkembangan untuk pertanaman padi sawah tanam antara bulan September-Oktober. “Dan sampai sekarang belum ada yang panen. Untuk jagung, sudah panen. Tidak ada yang gagal panen,” terangnya, kemarin.

Dikatakan, pihaknya telah menyebarkan seluruh benih bantuan. “Tersebar di 15 Kecamatan. Kebutuhan benih jagung, 15 kg/hektar. Total bantuan benih jagung sebanyak 150.000 kg. Benih padi ada di 3 Kecamatan yakni Tanah Jawa, Panombean Panei dan Gunung Maligas. Per hektare 25 kg  dikali 500 hektar, maka jumlahnya 125.000 kg,” imbuhnya.

Sementara bantuan benih jagung dari Pemprovsu hanya untuk 400 hektar. Ini disebar ke Kecamatan Ujung Padang, Kecamatan Gunung Maligas dan Kecamatan Siantar, dimana semuanya jenis Jagung Hibrida.

Terpisah, menanggapi apa yang disampaikan pegiat media sosial (medsos), Lipen Simanjuntak, sebanyak 27 ton benih kacang kedelai bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) tak kunjung ditanam oleh penerima manfaat di Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun.

Elfrida menyatakan, benih bantuan baru disebarkan oleh Distan pada bulan November. Bantuan itu sejatinya untuk tanam bulan November dan Desember.

“Baru sampai benihnya bantuan Kementan tahun 2021. Direncanakan ditanam bulan November dan Desember. Per hektarnya 40 kg dan untuk tanam seluas 4.079 hektare. Termasuk dengan bantuan pupuk NPK,” tepis Elfrida. (Zai)