Miliki 200 Butir Pil Ekstasi, Si’Upin’ Divonis 13 Tahun Penjara dan Didenda Rp 1 Miliar

Ilustrasi.

Siantar, Lintangnews.com | Miliki 200 butir pil ekstasi, terdakwa Salman Farid alias Upin divonis 13 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Selasa (20/8/2019).

Dalam sidang yang beragendakan vonis tersebut, diketuai oleh Majelis Hakim Fitra Dewi, dengan hakim anggota, Fhytta Sipayung dan M Nuzuli.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Salman Farid alias Upin dengan pidana penjara 13 tahun dan denda sejumlah Rp 1 miliar. Dengan ketentuan, apabila denda tersebut tidak dibayar, maka akan diganti pidana penjara selama 4 bulan,” ujar Fitra Dewi.

Selain itu, terdakwa juga terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana tanpa hak melakukan pemufakatan jahat menjadi perantara jual beli narkotika golongan I bukan tanaman, dengan berat melebihi 5 gram.

“Ini sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (2) Yo pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ungkap Fitra Dewi.

Dalam pemberitaan sebelumnya, petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Diantar berhasil mengamankan Salman Farid dan Agustinus Hutagalung alias Dabo (penuntutan berkas terpisah) dari Jalan Adam Malik, Kelurahan Sumarito, Kecamatan Siantar Barat, Sabtu (5/1/2019).

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 buah kotak permen long-bar, 1 buah plastik berisi 100 butir pil warna orange diduga narkotika jenia extacy, 1 buah plastik klip berisi 100 butir pil ekstasi. (Res)