Miris, RSUD Tuan Rondahaim Ajukan Penambahan Anggaran Usai Perubahan KUA-PPAS Disepakati

Binton Tindaon sebagai Ketua Komisi IV DPRD Simalungun serius mendengarkan isi rekomendasi Komisi IV yang dibacakan Bernhard Damanik.

Simalungun, Lintangnews.com | Kebijakan Umum Anggaran (KUA) adalah dokumen yang memuat tentang kebijakan bidang pendapatan, belanja dan pembiayaan serta asumsi yang mendasarinya untuk periode 1 tahun.

Sedangkan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) adalah program prioritas dan batas maksimal anggaran yang diberikan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk setiap program.

Selanjutnya, Untuk kegiatan dan sub kegiatan sebagai acuan dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran satua kerja perangkat daerah. Dan rancangan KUA dan PPAS disusun oleh kepala daerah berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Namun miris, pihak RSUD Tuan Rondahaim beralamat di Batu 20 Kecamatan Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun justru mengajukan penambahan anggaran setelah Perubahan KUA dan PPAS APBD tahun anggaran (TA) 2021 diitandatangani Pemkab Simalungun dan DPRD. Penandatanganan nota kesepakatan itu diketahui pada Jumat (3/9/2021) lalu bertempat di ruang Paripurna DPRD Simalungun.

Diketahui, penandatanganan itu dilakukan langsung oleh Bupati, Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Ketua DPRD, Timbul Jaya Sibarani bersama Wakil Ketua, Samrin Girsang dan Elias Barus.

Adanya penambahan anggaran RSUD Tuan Rondahaim direkomendasikan oleh Komisi IV selaku mitra kerja pada rapat Badan Anggaran (Banggar), Senin (20/9/2021).

Ketua DPRD, Timbul Jaya Sibarani yang memimpin rapat melakukan skors sementara selama lebih kurang 10 menit. Ini guna melakukan rapat tertutup antara tim Banggar dengan perwakilan eksekutif.

“Karenanya kita perlu menyamakan persepsi. Sebelum melakukan pembahasan KUA-PPAS karena perlu pengkajian atas rekomendasi yang disampaikan komisi. Maka untuk itu, kita pindah sebentar,” tukasnya.

Ada pun pengajuan penambahan anggaran sebesar lebih kurang ratusan miliar oleh pihak RSUD Tuan Rondahaim pada rapat Banggar, yakni Bernhard Damanik selaku pelapor Komisi IV DPRD Simalungun. (Zai)