Polres Asahan Amankan 34 Kg Sabu dan 1 Orang Tersangka

Pemaparan pengungkapan sabu seberat 34,7 kilogram Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira.

Asahan, Lintangnews.com | Polres Asahan  gagalkan peredaraan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 34,7 kilogram yang dikemas dalam 33 paket diamankan di tepi jalan Gang Dokralit Dusun II Desa Sei Apung, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan, Rabu (8/9/2021) lalu.

Selain barang haram itu, seorang pria berinisial IR (47) warga Kecamatan Tualang Raso, Kota Tanjungbalai turut diamankan bersama barang bukti lainnya.

Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira memaparkan pengungkapan kasus itu di Mapolres Asahan, Senin (20/9/2021).

Mantan Kapolres Tanjung Balai ini mengatakan, pengungkapan kasus narkotika jaringan internasional Malaysia-Indonesia itu berawal dari informasi masyarakat. Disebutkan ada ditemukan barang yang mencurigakan.

“Saat melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP), ditemukan sebuah kotak besar berisikan 33 bungkus sabu. Dimana 1 bungkus diantaranya sudah dalam keadaan tidak utuh,” sebut AKBP Putu.

Usai temuan itu, Polres Asahan bekerja sama dengan Polda Sumatera Utara melakukan penyelidikan atas kepemilikan barang haram tersebut. Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengamankan tersangka IR.

Tersangka diamankan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Ahmad Yani, Kisaran, Minggu (12/9/2021). Tersangka ditangkap saat dalam perjalanan dari Kota Siantar ke Tanjung Balai.

“Selama 4 hari penyelidikan, IR berhasil kita amankan. Dia bisa juga dibilang sebagai kurir. Tersangka IR adalah residivis dalam kasus yang sama (narkotika),” ungkap Kapolres.

Berdasarkan keterangan tersangka, sabu didatangkan dari Malaysia yang jumlahnya mencapai 100 paket dan diperintahkan untuk mengambilnya.

Atas pekerjaan itu, tersangka mendapatkan upah sebesar Rp 100 juta jika telah selesai. “Dalam kasus ini, ada 4 nama yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujar AKBP Putu.

Ada pun keempat nama yang masuk dalam DPO itu, yakni, ZA, NA, IY dan JA.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Polres Asahan juga berhasil menyita sabu seberat 28 kilogram pada akhir Agustus yang lalu. Barang haram itu disita dari sebuah rumah di Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai. (Heru)