
Humbahas, Lintangnews.com | Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor mengharapkan peran serta dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan untuk kemajuan di daerah itu.
Hal itu dikatakan Dosmar saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2023 yang dilaksanakan secara hybrid (sistem tatap muka dan jarak jauh) di Pendopo Perkantoran Bukit Inspirasi dan teleconference, Jumat (23/3/2022).
“Melalui musrenbang ini dapat melahirkan inovasi baru berupa ide dan gagasan brilian, terkait bagaimana pengembangan manusia yang unggul serta mewujudkan infrastruktur yang berkeadilan. Untuk itu, dibutuhkan peran serta dan partisipasi masyarakat, sekaligus perhatian khusus para peserta musrenbang,” ucapnya.
Musrenbang tahun 2023 yang bertema ‘Optimalisasi daya saing pertanian dalam percepatan pemulihan ekonomi berbasis inovasi, SDM unggul serta infrastruktur yang berkeadilan’, diikuti Gubernur Sumatera Utara diwakili Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Bupati, Ketua dan Anggota DPRD Humbahas, para instansi pemerintah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan insan pers.
Dosmar menyampaikan, Pemkab Humbahas telah melewati tahapan-tahapan mulai dari tingkat Desa, Kecamatan, rancangan awal dan sampai pada saat ini tentu sudah memahami titik berat untuk pembangunan tahun 2023.
Dia juga menjelaskan, ada beberapa sektor yang menjadi prioritas dan perlu diperkuat di daerah itu, yakni pertanian, infrastruktur, Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kesehatan dan pendidikan, serta peningkatan ekonomi.
“Ada beberapa yang perlu kita perkuat, pertama Humbahas adalah daerah pertanian. Kedua, akses infrastruktur harus dibenahi, masih membutuhkan waktu yang lebih panjang supaya kita bisa mengikuti kabupaten lain yang duluan maju,” jelasnya.
Ketiga peningkatan SDM, sehingga masih membutuhkan waktu juga untuk pembenahan, baik itu bidang kesehatan atau pun pendidikan. Keempat, peningkatan ekonomi, sebagaimana diketahui bersama dampak Covid-19 sangat terasa dan mempengaruhi segala hal termasuk ekonomi.
“Karena itu diharapkan pemerintah dan DPRD serta semua stake holder harus duduk bersama untuk fokus peningkatan ekonomi pada tahun 2023,” jelasnya.
Lanjut Dosmar, Pemkab Humbahas agar fokus pada bidang kesehatan terkhusus permasalahan stunting. Sementara di bidang pendidikan, agar fokus pada pelatihan guru, sehingga bisa mengajar anak didik lebih inovatif seperti melalui metode gasing.
Dimana Pemkab Humbahas memberikan beasiswa bagi dan terutama program tahun 2023, bahwa semua anak yatim piatu yang berniat untuk sekolah akan ditangani dan diurus.
Dosmar juga mengungkapkan, bHumbahas tahun ini mendapatkan 1.000 unit bedah rumah. Dengan program bedah rumah, diharapkan masyarakat terbantu dalam meningkatkan sanitasi yang bersih bagi keluarga.
“Masih ada 2 ribuan rumah lagi yang harus dibedah di Humbahas. Tahun ini alokasi bedah rumah untuk Provinsi Sumatera Utara dengan jumlah 3.175 unit dan Humbahas 1.000 unit,” tandasnya.
Kata Dosmar, air minum menjadi masalah yang perlu diperhatikan. Padahal banyak sumber air minum, tetapi belum dikelola dengan baik.
Masalah pupuk juga perlu mendapat perhatian, dimana Presiden Joko Widodo memberi arahan, bahwa Humbahas bisa membuat pupuk organik lokal, karena sumbernya banyak di daerah itu. Hal itu tidak berdaya,dikarenakan tak memiliki badan usaha.
Ketua DPRD, Ramses Lumbangaol menyampaikan, pihaknya menyambut baik dan mendukung pelaksanaan musrenbang RKPD tahun 2023. (JS)


