Humbahas, Lintangnews.com | Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024, Senin (20/3/2023) di Aula Hutamas Perkantoran Tano Tubu.
Musrenbang itu dibuka secara online (video conference) oleh Bupati, karena pada saat bersamaan harus mengikuti kegiatan di luar daerah.
Dalam sambutannya, Dosmar menyampaikan, masyarakat membutuhkan perhatian yang lebih serius dalam pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, insfrastruktur dan sosial.
“Perlu saya sampaikan, tingkat kemiskinan kita tahun ini menurun. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita meningkat. Laju pertumbunan meningkat, begitu juga Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Kita baru-baru ini memperoleh Piala Adipura. Ini menjadi langkah awal yang membuktikan masyarakat kita sudah memahami akan pentingnya kebersihan. Langkah awal ini hendaknya bisa dipertahankan kedepannya,” kata Dosmar.
Lanjutnya, metode pembelajaran dengan metode gampang, asik dan menyenangkan (gasing) yang diperkenalkan di Humbahas mampu mendongkrak kemajuan anak dalam baca, tulis dan hitung atau calistung.
Dosmar mengatakan, pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang saat ini sudah ada di Humbahas diharapkan akan mempermudah semua urusan (ada 24 urusan akan bergabung dalam MPP).
“Karena itu dalam musrenbang ini, diharapkan agar masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memberikan perhatian yang serius, jangan membuat program dan kegiatan yang tidak bisa dikerjakan. Sebaiknya membuat program dan kegiatan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat,” pesan Bupati.
Permasalahan stunting, Dosmar menyampaikan, ini menjadi perhatian kedepan.
Menurutnya, secara kultur bahwa permasalahan ini bisa teratasi dengan prinsip ‘anakkon hi do hamoraon di au’ (anak saya adalah harta terbesar dalam diri saya).
“Selain itu, daerah kita adalah daerah pertanian juga mendukung dalam mengatasi stunting. Danau kita juga menjadi sumber ikan. Dan daerah kita dekat dengan Barus sebagai sumber ikan,” paparnya.
Bupati juga menekankan, program dan kegiatan OPD harus selektif dan prioritas. Pemerintahan harus berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Dosmar mengatakan, ada beberapa fokus kedepan yakni, masalah stunting, investasi dan peningkatan ekonomi.
Gubernur Sumatera Utara diwakili Staf Ahli Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat, Kaiman Turnip mengapresiasi capaian Humbahas yang sudah menurunkan angka kemiskinan. Begitu juga juga dengan kenaikan IPM dari 69,41 tahun 2021 menjadi 70,32 tahun 2022 serta pertumbuhan ekonomi mengalami pertumbuhan di angka 4,21.
Dalam laporannya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pahala Lumbangaol menyampaikan, tujuan musrenbang ini untuk menyelaraskan program dan kegiatan OPD, dengan usulan program maupun kegiatan Desa dan Kecamatan, pokok pikiran DPRD dan hasil Forum Perangkat Daerah.
“Selain itu untuk mempertajam indikator maupun target program dan kegiatan OPD sesuai tugas dan fungsinya. Menyelaraskan program OPD dengan OPD lainnya, serta menyesuaikan pendanaan program dan kegiatan,” paparnya.
Turut hadir pada acara musrenbang itu, mewakili Kapolres, Kabag Ren, AKP Jhonson Managara Sitompul, Pabung 0210/TU Mayor Ojak Simarmata, Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari), Gerry Anderson Gultom, Sekretaris Daerah (Sekda), Tonny Sihombing, Anggota DPRD Sumut, Irwan Simamora, Anggota DPRD Humbahas, Staf Ahli, Asisten, pimpinan OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat dan lainnya. (Akim)



