Nyambi Sebagai Caleg, Relawan TKSK Ini Bantah ada Aturan Melarang

Calon anggota legislatif  (ilustrasi)

Siantar, Lintangnews.com | Koordinator Relawan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kota Siantar, Armansyah Nasution menyampaikan tidak ada aturan yang melanggar, jika seorang relawan TKSK ikut mencaleg di Pemilu 2019.

Hal ini dikatakan Armansyah terkait dirinya sebagai Calon Legislatif (Caleg) dari Partai NasDem Kota Siantar.

“Kalau sudah menjadi anggota legislatif harus mundur dari TKSK. Ini sudah pernah kita sampaikan ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Siantar melalui partai,” jelas Armansyah Nasution yang ikut mencaleg dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Siantar ini, Rabu (10/4/2019).

Saat disinggung soal potensi besar bagi seorang TKSK yang ikut mencaleg memanfaatkan fasilitas negara, Armansyah berdalih bagi yang mencaleg tidak dibenarkan memakai fasilitas negara dalam berkampanye.

“Relawan juga dilarang memakai lambang Kementrian Sosial (Kemensos) dalam berkampanye,” sebutnya menambahkan tanpa merinci soal sanksi bagi relawan TKSK yang melanggar.

Ketika ditanya soal surat dari Dinas Sosial (Dinsos) Pemko Siantar ke KPUD Siantar yang meminta TKSK yang mencaleg agar mundur, Armansyah ungkapkan dirinya tak pernah dipanggil.

“Masalah surat Dinsos ke KPUD Siantar, kami tak pernah tau. KPUD Siantar belum pernah memanggil kami. Saya tegaskan bahwa tidak ada aturan bagi TKSK yang ikut berkompetisi di Pemilu 2019 harus mengundurkan diri,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 2 orang Calon Legislatif (Caleg) DPRD KSiantar diketahui terdaftar sebagai TKSK. Keduanya inisial AN dari Partai Nasdem dan A dari Partai Golkar diketahui selama ini aktif sebagai TKSK dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Pemko Siantar.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Sosial P3A, Pariaman Silaen mengakui ada 2 orang TKSK yang ikut mencaleg pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 ini.

“Iya ada memang 2 orang TKSK. Ini sedang kita komunikasikan ke Kemensos,” ungkapnya saat ditemui di halaman gedung DPRD Siantar beberapa waktu lalu. (elisbet)