Asahan, Lintangnews.com | Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi didampingi Bupati Asahan, Surya resmi membuka pagelaran seni budaya daerah di Kabupaten Asahan yang berlangsung hingga 6 Desember 2019 dengan menampilkan sebanyak 14 etnis.
Di pidatonya, Edy mengakui, kegiatan pagelaran seni budaya daerah tidak ada di Provinsi Sumut seperti yang dilaksanakan di Asahan.
“Di Provinsi tidak ada kegiatan seperti ini dan mengapresiasi selamat pada Kabupaten Asahan yang memiliki agenda rutin setiap tahunya pagelaran seni budaya daerah,” ujar Gubsu, Kamis (21/11/2019).
Tidak lupa Edy mengajak untuk saling mengisi dan mengatakan, akan selalu berada di acara seperti kegiatan pagelaran seni budaya yang dilaksanakan Pemkab Asahan tersebut.
Dan terus dievaluasi agar kegiatan dimaksud dapat memberikan edukasi kepada generasi muda untuk lebih memahami sejarah budaya.

“Kita harus bangga dengan budaya di Indonesia yang cukup banyak dan tetap terus bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Saya yakin, Bupati Asahan bisa menjaga keutuhan negara ini, khususnya di Asahan,” ucap Gubsu.
Sementara itu Bupati Surya mengucapkan terima kasih kepada 14 etnis yang telah bersama mensukseskan kegiatan pagelaran seni budaya.
“Semoga semua etnis bisa terus melakukan pembinaan budaya untuk melestarikan budaya kearifan lokal di Asahan,” ujar Surya.
Kegiatan hari itu diisi dengan kunjungan Gubsu bersama rombongan didampingi Bupati Asahan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke stand etnis di lokasi pagelaran seni budaya yang diisi dengan tarian-tarian, diantaranya etnis Jawa bernama Rampak Butu Gedruk. (Heru)


