PAUD Hati Bunda Lepas Siswa-siswi, Kades Sidourip: Terima Kasih Angkasa Pura II

Foto bersama pelepasan siswa-siswi PAUD Hati Bunda.

Deli Serdang, Lintangnews.com | Kepala Desa (Kades) Sidourip, Sugiono beserta Ketua TP-PKK Desa, Nuraisah Perangin-angin melepas siswa-siswi PAUD hati bunda angkatan ke 14 sebanyak 36 orang siswa-siswi bertempat di gedung PAUD Hati Bunda Desa Sidourip Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Rabu (19/6/2019).

Pelepasan siswa -siswi ini dihadiri tokoh masyarakat dan para orang tua murid, dan diiringi dengan hiburan kesenian, tarian daerah, doa ayat pendek dll, yang semuanya ditampilkan siswa-siswi PAUD Hati Bunda.

Kades Sugiono mengucapkan terima kasih pada dewan guru PAUD Hati Bunda yang dengan segala keikhlasan dan kesabaran membimbing anak-anak didiknya, sehingga tahu baca tulis, sopan-santun dan beretika pada guru maupun orang tua.

“Inilah yang kita harapkan sebagai orang tua agar anaknya bisa berpendidikan sejak usia dini demi masa depannya agar berguna bagi bangsa, agama dan negara,” ujar Sugiono.

Sugiono juga tak lupa mengucapkan terima kasih pada PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Kualanamu. Pasalnya sejak dibangun dan diserahkan oleh PT Angkasa Pura II, gedung PAUD ini pada 3 tahun lalu, saat ini siswa yang masuk sudah bertambah dikarenakan ruangan kelas sudah bagus dan juga di lengkapi alat permainan yang memadai.

“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih pada dewan guru dan pihak AP II yang telah membantu jalannya pendidikan anak usia dini yang juga menjadi tugas kita semua,” ungkapnya.

Pimpinan PAUD Hati Bunda, Sriyani mengatakan, hari ini merupakan pelepasan siswa-siswi PAUD Hati bunda tahun 2018/2019 angkatan ke 14.

“Dan pada hari ini ada 36 yang diwisuda atau dilepas dari 42 murid. Selama ini kami belajar di ruangan yang kecil, sejak di bangun Angkasa Pura II pada 3 tahun lalu, sekolah kami sudah bagus. Kami mengucapkan terima kasih pada orang tua murid yang telah mempercayai kepada kami selaku guru untuk membimbing anak-anaknya,” tuturnya.

“Kami juga meminta maaf kepada semua orang tua, bila ada salah sehari-hari terhadap anaknya, tidak ada maksud untuk membedakan satu murid dengan yang lainnya. Ini hanyalah dalam proses belajar dan mengajar,” sambung Sriyani mengakhiri.

Wulan, mewakili orang tua murid, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada guru PAUD Hati Bunda yang telah membimbing dan mengajari anak-anak mereka hingga bisa baca tulis dan bersopan santun.

“Semoga jasa ibu-bapak guru, Tuhan lah yang membalasnya,” ujarnya. (Idris)