Pekan Depan, Hefriansyah Dikabarkan Bakal Lantik Massal Pejabat dan Kepsek

Pelantikan para pejabat Pemko Siantar beberapa waktu lalu.

Siantar, Lintangnews.com | Wali Kota Siantar, Hefriansyah diminta tidak melakukan pelantikan pejabat secara massal termasuk Kepala Sekolah (Kepsek) SD dan SMP menjelang berakhirnya masa jabatannya.

Hal ini disampaikan Direktur Institute Law of Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, Jumat (15/10/2021).

Dari informasi yang diperoleh, pekan depan Hefriansyah disebut-sebut bakal melantik pejabat dan seratusan Kepsek SD dan SMP.

“Sebaiknya Wali Kota, Hefriansyah menahan diri tidak lagi melakukan pelantikan pejabat dan Kepsek SD dan SMP secara massal, menjelang masa jabatannya berakhir, karena akan merugikan pejabat yang dilantik,” ujar Fawer.

Dia menambahkan pelantikan pejabat oleh Hefriansyah jelang masa jabatannya berakhir sangat tidak etis dan melanggar ketentuan dan aturan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Dia mengatakan sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 820/6923/SJ tanggal 23 Desember 2020 tentang larangan penggantian pejabat di lingkungan pemerintah daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota yang menyelenggarakan Pilkada serentak tahun 2020.

“Dalam SE Mendagri itu tegas disebutkan pelarangan pergantian pejabat dalam rangka tertib administrasi penyelenggaran pemerintah daerah,hingga kepala daerah baik Provinsi, Kabupaten dan Kota terpilih hasil Pilkada serentak 2020 dilantik,” ujar Fawer.

Menurutnya, Siantarmerupakan salah satu daerah yang termasuk dalam ketentuan SE Mendagri itu, karena salah satu daerah yang melaksanakan Pilkada serentak 2020.

“Jadi secara de facto Hefriansyah sebenarnya ‘bukan lagi’ Wali Kota Siantar, karena rakyat sudah memilih pasangan almarhum Asner Silalahi dan Susanti pada Pilkada 2020,” sebut Fawer.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan  Kepegawain Daerah (BKD) Pemko Siantar, Heryanto Siddik yang dikonfirmasi membantah akan adanya pelantikan pejabat dan Kepsek dalam waktu dekat ini. “Sampai sekarang belum ada ijin pelantikan,” tuturnya singkat. (Elisbet)