Pelaku Tembak Burung dan Togel Diringkus Polres Asahan Terancam 10 Tahun Penjara

Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira memaparkan penangkapan kasus perjudian.

Asahan, Lintangnews.com | Dua orang pelaku kasus judi jenis tembak burung dan toto gelap (togel) di wilayah hukum (wilkum) Polres Asahan diamankan berkat hasil dari laporan masyarakat.

“Pelaku berinisial SF berperan sebagai operator mesin judi tembak burung saat dilakukan penggerebekan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pelaku sedang bermain judi tembak burung berlokasi di Dusun I Desa Piasa Ulu, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan,” ujar Kapolres,

AKBP Putu Yudha Prawira, Kamis (12/8/2021).
Diketahui dari tangan pelaku turut diamankan barang bukti berupa 1 unit mesin judi tembak burung, uang tunai sebesar Rp 180.000, 1 buah chip voucher, 1 buah kunci mesin game dan 1 buah obeng turut juga diamanakan.

Sedangkan pelaku judi togel berinsial YN diamankan Unit Jatanras Satuan Reskrim di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

“Pelaku YN diamankan petugas saat sedang menulis angka togel dengan membuka situs Website 4D Prize. Kemudian petugas langsung mengamankan pelaku,” ujar AKBP Putu.

Ada pun barang bukti berupa 1 lembar kertas yang bertuliskan pesanan angka, 1 buah pulpen, 1 unit handphone (HP) merk Samsung J7 prime warna silver dan uang tunai sebesar Rp 361.000.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini kedua pelaku YN dan SF diamankan di Polres Asahan. Pelaku akan dikenakan pasal pasal 303 KUHPidana, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (Heru)