Pelantikan 176 Pejabat Pemko Siantar, Ini Sejumlah Kejanggalan yang Ditemukan

Pelantikan 176 orang pejabat Pemko Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Pemko Siantar sampai saat ini masih mempertahankan tersangka dugaan korupsi Posma Sitorus sebagai Kadis Komunikasi dan Informasi (Kominfo).

IKLAN

Nama Posma tidak masuk dalam daftar nama pergantian jabatan. Namun, Pemko Siantar sudah mencopot tersangka dugaan korupsi lainnya, Acai Tagor Sijabat sebagai Sekretaris Dinas Kominfo.

Wakil Wali Kota, Togar Sitorus saat ditemui usai melantik 176 orang pejabat eselon II, III dan IV Senin (6/1/2019) menjelaskan, tidak dapat langsung mencopot Posma karena ada prosedur yang harus dilewati. Menurutnya, untuk jabatan eselon II perlu digelar lelang jabatan.

Dalam pelantikan 176 pejabat untuk eselon II, III dan IV di Ruang Data Pemko, Togar melantik Reinward Simanjuntak sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggantikan Jhonson Tambunan. Dalam hal ini juga dilakukan rotasi untuk jabatan sekelas Camat, Kepala Bagian, Kepala Bidang dan Kepala Seksi.

“Itu kan semua ada mekanisme yang sudah diaturkan Mendagri (Menteri Dalam Negeri). Harus lelang. Kita lihatlah dulu. Koordinasi dengan Wali Kota dulu,” ujar Bakal Calon (Balon) Wali Kota Siantar ini.

Saat disinggung kenapa tidak pernah membuka lelang untuk jabatan Kepala Dinas Kominfo, Togar mengatakan, hal itu akan dipikirkan. Ia menyarankan untuk menanyakan hal itu kepada Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda), Kusdianto.

“Nanti kita pikirkan. Coba tanya Plt Sekda. Kalau untuk ini belum ada pergantian hanya rotasi. Semua harus lelang,” tutup Togar sembari meninggalkan wartawan.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Zainal Siahaan mengatakan, untuk kasus Posma masih menggunakan azas praduga tak bersalah. Bahkan, sambungnya, Posma masih bekerja dan belum dilakukan penahanan.

“Kita kan tetap azaz praduga tak bersalah. Dia masih bekerja. Belum ada penahanan,” sebut Zainal.

Ia juga mengatakan, untuk jabatan Posma harus melalui lelang jabatan. Zainal menjelaskan untuk jabatan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) yang ditinggal Reinward Simanjuntak akan diisi Plt. Hal itu sembari menunggu jabatan definitif melalui lelang jabatan.

“Eselon II harus seleksi terbuka. Dinas PRKP nanti kita lihat dulu. Kita lihat Pak Wali siapa Plt Kadis PRKP. Lalu, nanti ada seleksi terbuka untuk definitif,” terang Zainal.

Sementara itu, dalam rotasi yang dilakukan Pemko Siantar ada 2 nama yang selama ini selalu mendampingi Wali Kota atau Ajudan, kini mendapatkan jabatan yang strategis. Hal ini menjadi pertanyaan bagi publik, apalagi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) semakin dekat.

Dari 176 orang yang dilantik, ada 2 nama yang menjadi sorotan yang sebelumnya adalah Ajudan dari Wali Kota.

Seperti Hamzah Fanshuri Damanik yang kini menjabat sebagai Camat Siantar Utara. Kemudian Marlon Berando Sitorus diangkat Sekretaris Camat (Sekcam) Siantar Selatan.

Sementara satu lagi Ajudan Wali Kota, Rilan Sya’ban Pohan menjabat Kepala Subbagian Tata Usaha Pimpinan, Staf Ahli dan Kepegawaian pada Bagian Umum Sekertariat Pemko Siantar.

Terkait hal itu, Zainal membantah penempatan mantan Ajudan Hefriansyah ini untuk kepentingan Pilkada. “Oh enggak, kan sama haknya semua pegawai,” katanya.

Zainal menyebutkan, jika pelantikan itu berdasarkan hasil penilaian tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). “Ini kan sesuai hasil penilaian dari Baperjakat, jadi nggak ada itu,” tukasnya. (Elisbet)

IKLAN