Pema FK USU Gelar Penyuluhan Hepatitis Akut di SDN Desa Kelambir

Foto bersama usai kegiatan penyuluhan penyakit hepatitis akut di SD Negeri 105336 Rantau Panjang.

Deli Serdang, Lintangews.com | Pemerintahan Mahasiswa (Pema) Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU), Sabtu (28/5/2022) menggelar penyuluhan hepatitis akut di SD Negeri 105336 Rantau Panjang, Desa Kelambir, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang.

Penyuluhan dan edukasi hepatitis dengan tajuk ‘Aksi Nyata Mahasiswa Membina 2022’ ini dihadiri Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Pantai Labu, Bahrin Nasution, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 105336 Rantau Panjang, Rina, Penanggung Jawab Penyuluhan, Hidayat dan Gubernur Pema, Muhammad Alfath Bagus Pratama.

Alfath Bagus mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk penyuluhan sekaligus edukasi  kepada masyarakat, khususnya murid di SDN Rantau Panjang tentang hepatitis akut.

Menurutnya, diketahui melalui media, jika hepatitis mulai merebak dan memang ada, namun tidak sama dengan Covid-19, sehingga tak terlalu membahayakan.

“Namun kita juga harus waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), salah satunya  mencuci tangan dengan baik dan benar. Kehadiran kami untuk melakukan penyuluhan sekaligus edukasi tentang cara pencegahan hepatitis,” paparnya.

Para pelajar SD Negeri 105336 Rantau Panjang saat mencuci tangan.

Sedangkan Hidayat menuturkan, penyuluhan ini merupakan program dari Pema Fakultas Kedokteran USU yang diikuti mahasiswa-mahasiswi semester 2 hingga 6.

Menurutnya, tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan penyampaian kepada anak didik tentang tata cara berprilaku hidup bersih dan sehat.

“Adanya berita yang lagi booming tentang penyakit hepatitis tidak perlu ditakuti dan kecemasan kita semua. Ini tidak seperti Covid-19, jadi tidak terlalu berbahaya. Namun kita harus selalu menerapkan prokes salah satunya mencuci tangan dengan baik, tutupnya.

Sementara itu, Bahrin Nasution didampingi Rina mengapresiasi kegiatan penyuluhan hepatitis akut. Dia menuturkan, masyarakat maupun anak didik dapat mengerti tentang penyakit atau virus hepatitis akut, sekaligus penanggulangan dan pencegahannya.

“Kiranya para guru di SDN Rantau Panjang dapat mensosialisasikan kepada yang murid-murid lainnya. Kami juga berharap kepada pihak Pema Fakultas Kedokteran USU untuk melakukan juga kegiatan penyuluhan ini di sekolah-sekolah lain di Pantai Labu,” pungkasnya. (Idris)