Pemberian Ulos pada Tamu Kejurnas Gateball Sebagai Bentuk Penghormatan  

68
Pemberian ulos yang dilakukan pada Kejurnas Gateball IV.

Tobasa, Lintangnews.com | Menjadi ciri khas adat kebudayaan masyarakat Batak, setiap melakukan kegiatan, apapun selalu dibarengi ulos.

Khususnya di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), apabila kedatangan tamu dari luar, sudah seharusnya diberikan ulos. Karena tamu merupakan raja yang harus dihormati dan dihargai.

“Terima kasih kepada PB Pergatsi yang telah mempercayakan Kabupaten Tobasa menjadi tuan rumah pelaksanaan Kejurnas Gateball ke IV. Ini akan berdampak terhadap perkembangan pariwisata di Tobasa,” kata Bupati, Darwin Siagian.

Dilanjutkannya, sebagai tuan rumah, pihaknya akan mengupayakan semaksimal mungkin melayani peserta dari 27 Provinsi agar nyaman mengikuti pertandingan di Tobasa.

“Sehingga dengan menjadi tuan rumah yang baik, akan menjadikan citra positif kepada setiap peserta. Nantinya sambutan dan layanan kita dapat diberitakan setiap peserta di daerahnya masing-masing,” papar Darwin.

Bupati menuturkan, dampak yang diterima nantinya pariwisata akan banyak dikunjungi masyarakat luas. “Sebab kita memiliki keramahtamahan dan sopan santun sebagai tuan rumah. Di samping kita memiliki keindahan alam yang menakjubkan,” paparnya.

Upaya ini dilakukan Pemkab Tobasa tidak lain untuk peningkatan ekonomi masyarakat, melalui sektor pariwisata.

Bentuk keramahtamahan dan menghormati tamu yang hadir di Tobasa, Bupati Darwin Siagian dan Wakil Bupati Hulman Sitorus memberikan ulos kepada Waketum PB Pergatsi, Danis Sumadilaga.

Ini dilakukan dalam pembukaan Kejurnas Gateball IV di lapangan kantor Bupati Tobasa, pada Selasa (29/10/2019). (asri)