Pembunuh Tukang Rujak Tertunduk Lemas Divonis 12 Tahun Penjara

Abdul Gafur digiring petugas menuju sel tahanan.

Siantar, Lintangnews.com | Akhirnya terdakwa Abdul Gafur bisa bernafas dengan tenang setelah divonis majelis hakim selama 12 tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Senin (22/4/2019).

Terdakwa yang menggunakan kaca mata dan rompi berwarna merah, tampak terlihat duduk di kursi pesakitan PN Siantar tanpa didampingi kuasa hukumnya.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Abdul Gafur selama 12 tahun penjara, dengan perintah agar terdakwa tetap dihukum,” ungkap Ketua Majelis Hakim, Danar Dono ketika membaca vonis terhadap terdakwa.

Majelis hakim juga menyatakan, bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah melanggar pasal 338 KUHPidana.

Setelah majelis hakim selesai membacakan vonis tersebut, terdakwa Abdul Gafur hanya bisa tertunduk lemas dan dengan perlahan lahan dirinya meminta kepada majelis hakim agar memberinya waktu selama 7 hari untuk pikir-pikir.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Abdul Gafur selama 12 tahun dan 6 bulan penjara dengan melanggar pasal 338 KUHPidana.

Namun setelah dituntut 12 tahun dan 6 bulan penjara istri dari korban (Dedy Wahyono) Endang tidak terima dengan tuntutan yang diberikan JPU RO Damanik dan meminta agar terdakwa dituntut seumur hidup.

Sebelumnya, terdakwa membunuh korban yang bekerja sebagai tukang rujak itu terjadi di Jalan Vihara, Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Selatan. (res)