Deli Serdang, Lintangnews.com | Muara kesepakatan antara Pemkab Deli Serdang dan Pemko Medan, selain untuk kemajuan Kota Medan dan Deli Serdang, tetapi juga Provinsi Sumatera Utara.
“Kerja sama ini meliputi batas wilayah antara Medan dan Deli Serdang, penanggulangan bencana alam, kebakaran, pengendalian banjir, pemanfaatan pengelolaan sampah dan tempat pemrosesan akhir serta hal-hal lain sesuai kebutuhan masing-masing masyarakat. Dan tentu saja, mengikuti seluruh peraturan yang berlaku,” ungkap Bupati, Ashari Tambunan usai penandatanganan kesepakatan penguatan kerja sama antara Pemkab Deli Serdang dan Pemko Medan di Convention Hall Deli Serdang, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) depan kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (28/12/2022).
Dengan penandatanganan kesepakatan itu, sambung Ashari, maka program konkrit kerja sama yang disepakati bisa dilaksanakan secara optimal berdasarkan pertimbangan efektivitas dan efisiensi dalam pemenuhan pelayanan publik, serta tetap memegang prinsip sederajat dan saling menguntungkan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2018 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 22 Tahun 2020.
Bupati berharap, kerja sama tersebut ditindaklanjuti dengan aksi nyata, sehingga berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Medan, M Bobby Afif Nasution menyampaikan, pembangunan Kota Medan berkaitan erat dengan Deli Serdang. Misalnya, persoalan banjir di Kota Medan. Sekeras apapun Pemko Medan berupaya menanggulangi banjir, solusinya ada di Deli Serdang.
“Ini tentunya butuh pembangunan yang berkesinambungan antar daerah. Tidak hanya mau membangun di Kota Medan atau di Deli Serdang saja, karena tidak akan menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, butuh kerjasama antara Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang, sehingga banjir Kota Medan dan Deli Serdang bisa teratasi dan ini sangat luar biasa,” tegas Bobby.
Dia mencontohkan, Bendungan Lau Simeme yang sedang dalam pembangunan. Untuk Kota Medan, fungsi bendungan itu mencapai 40 persen lebih. Dan, nantinya bisa menanggulangi banjir di Medan.
“Kesepakatan kerja dama ini memastikan, salah satunya secara hukum bagaimana kedepannya di 2023, kami (Pemko Medan) secara pengerjaan infrastruktur di wilayah Deli Serdang. Pembangunan jalannya yang hari ini mungkin masih belum baik kondisinya, tahun depan akan kami kerjakan. Dan ada lima titik jalan yang akan dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan di wilayah Deli Serdang,” terang suami Kahiyang Ayu, putri Presiden Joko Widodo ini.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda), Timur Tumanggor dalam laporannya mengemukakan, penandatanganan kesepakatan penguatan kerja sama dirangkai dengan sejumlah kegiatan.
Antara lain, pemberian bantuan kepada 1.930 orang bilal mayit, 1.605 penggali kubur dan penyerahan hasil bedah rumah kepada 551 warga secara simbolis. Lalu pemberian bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Terbaik tingkat Kabupaten Deli Serdang.
Dihelat juga pertandingan sepak bola antara kepala daerah plus Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Deli Serdang kontra tim yang diisi para Kepala Desa (Kades) se-Deli Serdang di Stadion Baharoedin Siregar Lubuk Pakam.
Hadir pada acara itu, Wakil Bupati, M Ali Yusuf Siregar, Ketua DPRD Deli Serdang, Zaky Syahri, Dandim 0204/DS, Letkol Czi Yoga Febrianto, Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji, Danbrigif 7/RR, Kolonel Inf I Gede Setiawan, Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, Wabup Serdang Bedagai (Sergai), Adlin Umar Yusri Tambunan, Wabup Labuhanbatu Utara (Labura), Syamsul Tanjung, Bupati Batubara, Zahir, Penjabat (Pj) Wali Kota Tebingtinggi, M Dimiyathi, Sultan Serdang, T Achmad Tala’a, Tokoh Masyarakat Deli Serdang, Darwin Zein, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Deli Serdang, Camat, Lurah dan Kepala Desa (Kades). (Idris)



