Pemko Tebingtinggi dan BPJS Ketenagakerjaan Gelar Rapat Kerja Sama Operasional

Foto bersama usai rapat kerja sama operasional antara Pemko Tebingtinggi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan membuka rapat kerja sama operasional Pemko Tebingtinggi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Tebingtinggi, Senin (12/4/2021) di Aula Resto Pondok Bagelen Jalan Deblod Sundoro.

Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda), Muhammad Dimiyathi, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tebingtinggi, Mustaqpirin, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut, Panji Wibisana, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tebingtinggi  dan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Panji Wibisana menjelaskan, kegiatan ini untuk benar-benar bagaimana negara hadir melindungi seluruh pekerja di Kota Tebingtinggi. Dia juga menyampaikan, Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021  tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan telah diberlakukan sejak tanggal 1 April 2021.

Menurutnya, Inpres itu mengamanatkan akan dilakukan optimalisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan di seluruh Indonesia, serta ditujukan pada seluruh instansi, pemerintahan, Kementerian dan BUMN.

“Intruksi ini kami lakukan sekaligus disampaikan sosialisasinya. Nantinya akan ada kewajiban kita semua disini untuk melaporkan kepada Presiden secara berkala,” ujar Panji.

Sementara Umar Zunaidi wartawan menegaskan, Pemko Tebingtinggi sebelumnya telah yang diamanatkan dalam Inpres Nomor 2 Tahun 2021 terkait pelaksanaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pengawai atau tenaga kerja non Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kami sampaikan, semangat Inpres NoMOR 2 Tahun 2021 ini untuk memberikan keyakinan, pemerintah hadir bersama masyarakat, melindungi masyarakat, terutama merekA yang bekerja non ASN tetapi mengabdi kepada negara sebagai honorer,” kata Wali kota.

Kepada sektor perusahaan juga digerakkan agar regulasi ini dijalankan dengan sebaik-baiknya, sehingga proteksi terhadap pekerja dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Sebelumnya kegiatan ditandai dengan penyerahan santunan kematian jaminan kecelakaan kerja BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris oleh Wali Kota, Kajari dan Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut. (Purba)