Pemko Tebingtinggi dan Tangerang Jalin MoU Pengembangan SIM ASN

Penadantangan MoU antara Pemko Tebingtinggi dan Pemko Tangerang.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Pemko Tebingtinggi dan Pemko Tangerang menjalin nota kesepakatan dan perjanjian kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam pengembangan Sistem Informasi Manajemen Aparatur Sipil Negara (SIM ASN).

“Kami melihat, SIM ASN Kota Tangerang cukup baik, sehingga perlu kiranya bagi kami untuk membangun kerja sama dengan Pemko Tangerang agar digunakan oleh Pemko Tebingtinggi,” harap Penjabat (Pj) Wali Kota, Muhammad Dimiyathi.

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara penandatangan nota kesepakatan dan perjanjian kerja sama antara Pemko Tangerang dan Pemko TebingTinggi, Senin (20/2/2023) di Balai Kota Tangerang, Jalan Satria, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Menurut Dimiyathi, selain dari penggunaan SIM ASN di Pemko Tebingtinggi, banyak hal bisa dikembangkan setelah MoU ini nantinya, yang bermanfaat dalam mendukung pembangunan daerah di berbagai sektor, khususnya bagi Kota Tebingtinggi.

“MoU ini bermanfaat dalam mendukung pembangunan daerah dari berbagai sektor. Banyak hal bisa dikembangkan setelah MoU ini nantinya. Dan dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing,” paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Arief Rachadiono Wismansyah mengatakan, dirinya beserta jajaran Pemko Tangerang siap menjalin kerja sama dalam rangka semangat mendukung pembangunan kedua daerah.

“Banyak hal yang kiranya dapat dikerjasamakan. Dan tentunya juga nantinya ingin berkunjung, kiranya ada hal yang perlu kami pelajari dari  Tebingtinggi,” ujarnya.

Arief menjelaskan, banyak aplikasi-aplikasi yang sudah dikembangkan Tangerang. Salah satu SIM ASN, yang dapat melihat informasi kepegawaian, serta banyak fitur lain yang dikembangkan di dalamnya.

Ada pun ruang lingkup MoU antara Pemko Tangerang dan Pemko Tebingtinggi meliputi, pengembangan Smart City dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), replikasi aplikasi layanan publik, pengembangan kebudayaan, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta Sumber Daya Manusia (SDM).

Kemudian, promosi dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), industri, perdagangan dan investasi, penataan ruang/wilayah dan infrastruktur perkotaan, perencanaan daerah dan bidang-bidang lain yang disepakati bersama sesuai dengan kebutuhan para pihak. (Purba)