Penemuan Tas Hitam, Polres Tebingtinggi Tutup Jalan Pahlawan Selama 4 Jam

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Dampak dari ditemukannya sebuah tas hitam di atas meja di depan Toko Aceh, Jalan Pahlawan, Kelurahan Rambung, Kota Tebingtinggi, membuat pihak Polres Tebingtinggi langsung menutup badan jalan hingga 4 jam lebih, Senin (30/12/2019) kemarin.

Akibat penemuan tas dan sebuah pisau di dalamnya, pihak Polres Tebingtinggi dan Brimob langsung memanggil mobil Gegana milik Brimob Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu).

Penutupan badan Jalan Pahlawan dan Jalan Pusara Pejuang itu sontak membuat tanda tanya warga sekitar. Termasuk kedatangan tim penjinak bom ke Mapolres Tebingtinggi, sehingga warga ramai mendekati kantor polisi, meski telah ada pembatas jalan dengan kawalan petugas Brimob.

Tarimiji (42) selaku pemilik Toko Aceh mengaku, tas hitam itu milik seorang pria berbaju biru dan datang duduk di tokonya sekira pukul 10.00 WIB.

Warga menyaksikan evakuasi penemuan tas hitam.

Tak berapa lama, pemilik tas pergi begitu saja tanpa membawa tasnya pulang. Sehingga membuat ketakutan apakah ada bom di dalam tas itu.

“Kini pemilik tas katanya sudah ditangkap pihak Polres Tebingtinggi,” sebut Tarmiji.
Sementara itu, Kasubag Humas Polres Tebingtinggi, Iptu J Nainggolan ketika dikonfirmasi perihal tas hitam diduga berisi bom tidak berkomentar. Menurutnya belum ada ijin resmi dari atasan.

Hal ini juga diakui Wakaden Brimob Tebingtinggi, Kompol Novrizal juga belum bisa berkomentar terkait penemuan tas tersebut.

Menurut sumber, pemilik tas hitam sedang diperiksa di ruang Satuan Reskrim dan ditangkap pihak Satuan Lalu Lintas. Ada kabar pemilik tas sedang mengalami gangguan pikiran. (Purba)