Penetapan Sekda Simalungun Keputusan Tim Seleksi, Bukan Bupati dan Sinaga Itu Satu

Sulaiman Sinaga.

Simalungun, Lintangnews.com | Tokoh Masyarakat Kota Siantar-Kabupaten Simalungun,Sulaiman Sinaga menegaskan, penetapan Esron Sinaga menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Simalungun, adalah keputusan mutlak dari Tim Panitia Seleksi (Pansel), yang dibawakan kepada Bupati, Radiapoh Hasiholan Sinaga untuk dilegalisasi berdasarkan peraturan yang berlaku.

“Seleksi sangat terbuka untuk umum dan siapa pun yang memenuhi persyaratan diberikan kesempatan. Artinya, peluang diberikan kepada siapa pun. Kalau yang mendaftar 3 calon, ya Pansel harus tetap menjalankan tugasnya sesuai waktu yang ditetapkan sesuai peraturan. Jadi apa yang salah dalam proses tersebut, tidak ada yang salah. Apalagi harus mempersalahkan Bupati,” kata Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Simalungun ini di Kafe Kebas, Jalan Maluku Atas, Kota Siantar, Rabu (20/10/2021).

Sulaiman pun mempertanyakan dasar unjuk rasa yang malah melebar mempersalahkan Bupati dan membangun jarak marga dengan membawa isu bahwa Esron Sinaga bukan Simalungun.

“Kita in ikan mau membangun Simalungun, jadi tidak lah harus mempersoalkan yang tidak patut dipersoalkan. Saya hanya mau menyampaikan, Sinaga itu satu, kalau ada yang menyatakan beda, harus dibuktikan secara ilmiah. Pertanyaannya, ketika dibuka kesempatan untuk mendaftarkan diri, kenapa elemen-elemen yang mempersoalkan itu, tidak mengajukan orang-orangnya, atau setidaknya mencari orang yang patut mengikuti seleksi,” paparnya.

Disampaikan Sulaiman, kalau pihak-pihak tertentu merasa ada ketidaksesuaian dalam proses seleksi Sekda Simalungun, seharusnya dialamatkan ke Pansel nya.

“Saya sudah bicarakan dengan Pansel terkait proses tersebut. Pansel menyatakan, tidak ada yang salah, dan mereka siap untuk memertanggungjawabkannya. Kata mereka, semua tahapan sudah sesuai prosedur dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Sulaiman mengakhiri. (Rel/Zai)