Pengerjaan Hotmix di Desa Pondok Bungur Asahan Diduga Asal Jadi

Asahan, Lintangnews.com | Proses pengerjaan proyek aspal hotmix di Dusun IX menuju Dusun VIII Desa Pondok Bungur, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, diduga asal jadi.

Pengerjaan hotmix yang sudah memasuki proses pemadatan atau penyerakan atau hamparan base terlihat tidak merata. Akibatnya, permukaan jalan yang akan dihotmix bergelombang dan masih ada yang berlobang.

Proyek itu diberi nama peningkatan jalan Dusun IX-VIII Desa Pondok Bungur, Kecamatan Rawang Panca Arga, dengan nilai kontrak sebesar Rp 877.500.000. Dananya bersumber dari APBD tahun 2019, dengan pelaksana CV Setia Budi Perkasa.

Salah seorang warga Masno mengatakan, permukaan jalannya masih bergelombang, ditambah lagi masih ada yang berlobang. “Kenapa seperti ini proses pengerjaannya,” tanya Masno agak curiga, pada Selasa (24/9/2019).

Sambungnya, hamparan materialnya pun asal hampar saja, seperti tidak sesuai dengan biasanya yang kami lihat, takutnya nanti kalau dibiarkan begini hasil nya pun tidak bagus. Jangan lah pengerjaan ini asal-asal an hanya untuk menguntungkan seseorang tetapi masyarakat dirugikan,” sambungnya.

Semenjak proses pemadatannya sampai hari ini belum ada terlihat orang dinas di lapangan yang ada hanya pekerja.

“Kami mengharapkan proses pengerjaan ini sesuai dengan harapan, jangan baru selesai sudah cepat rusak,” ketusnya.

“Kami minta kepada instansi terkait untuk betul-betul mengawasi pekerjaan ini, jangan nanti sudah selesai baru dilihat,” harap seorang warga lainnya bernama Sutrisno.

Sementara itu Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID ) Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Asahan, Fahmi Al Madani ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler mengaku, belum melihat pelaksanaannya.

“Saya belum lihat pelaksanaannya, nanti dicek dulu saya tanyakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) nya. Saya gak berani menanggapi sebelum dilihat pekerjaannya,” ucapnya.

Pantauan lintangnews.com di lokasi, permukaan badan jalan bergelombang dan masih banyak berlobang, hamparan base tidak rapi. (Handoko)