Penilaian SAKIP, Inspektorat Taput masih Belajar Otodidak

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan.

Taput, Lintangnews.com | Ternyata Inspektorat Pemkab Tapanuli Utara (Taput) masih tahap belajar otodidak untuk menyikapi evaluasi kinerja dalam komponen penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat pada tahun 2014 lalu.
Hal itu dikatakan Sekretaris Inspektorat, Lisbet Simamora, serta diaminin Pengawas Pemerintahan Madya, Gugun Siregar dan Manapang Simamora di kantornya.

Namun aneh rasanya, karena Lisbet bisa memberikan keterangan kepada media terkait penilaian SAKIP tahun 2019, sementara dirinya baru dilantik tanggal 23 Februari 2020 sesuai dengan data yang didapat dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Lisbet juga dengan gamblang menjelaskan, Inspektorat saat melakukan evaluasi kinerja terhadap Rencana Jangka Panjang (Renja) dan Rencana Strategis (Renstra) para Organiasi Perangkat Daerah (OPD). “Kami belajar dari Google dan otodidak,” sebutnya.

Secara terpisah, Ketua DPRD Taput, Poltak Pakpahan mengatakan, jika SAKIP itu belum terlalu penting bagi Taput. Hal itu dikatakannya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Kamis (2/12/2021).

Poltak juga bersikukuh, kalau Pemkab Taput pada tahun 2021 telah meraih nilai B, padahal hasil dari penilaian SAKIP untuk tahun ini belum dikeluarkan oleh tim juri penilai.

Sementara keterangan dari Lisbet jika Pemkab Taput baru bisa meraih nilai C dan kemungkinan hasil penilaian untuk tahun ini mudah-mudahan bisa meraih nilai B atau A. (Pembela)