Penyaluran BLT di Pardomuan Bandar Ditengarai Bermasalah, Pangulu : Disalurkan Sesuai Pagu Dana

Ilustrasi.

Simalungun, Lintangnews.com | Penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak wabah Covid-19 bersumber dari dana desa tahun 2020 di Nagori Pardomuan Bandar, Kecamatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun ditengarai bermasalah dan diduga terjadi manipulasi.

Selain itu, warga juga menuturkan, selama tahun 2020 ini tidak mengetahui adanya pembangunan fisik bersumber dari dana desa dikerjakan di Nagori Pardomuan Bandar.

Menurut keterangan salah seorang warga, J Purba, jika mereka menerima dana BLT hanya 3 bulan saja. Yakni bulan April sebesar Rp 600 ribu, Mei Rp 600 ribu dan akhir Desember Rp 900 ribu.

“Kami menduga ada ketidaktransparanan dalam penyaluran dana BLT itu. Sejumlah warga penerima BLT juga sudah membuat surat pernyataan berapa sebenarnya yang diterima,” paparnya, Senin (8/3/2021).

J Purba juga menuturkan, sepengetahuan mereka juga tidak ada kegiatan fisik di Nagori Pardomuan Bandar selama tahun 2020 yang bersumber dari dana desa. Sementara itu, informasi yang mereka terima jika sesuai Laporan Pertanggungjawaban (LPj) dana desa tahun 2020 ada 3 kegiatan fisik yang dikerjakan.

“Kita berharap, agar dana BLT itu disalurkan sesuai ketentuan yang diterapkan pemerintah. Karena dampak pandemi Covid-19 ini membuat warga kesulitan perekonomian, sehingga dengan adanya dana BLT itu benar-benar membuat kami terbantu,” paparnya.

Secara terpisah, Pangulu Pardomuan Bandar, Julpikar Purba dihubungi melalui telepon seluler menuturkan, penyaluran BLT tahun 2020 telah sesuai dengan sisa pagu anggaran dana desa.

Dia juga menerangkan, adanya sejumlah kegiatan fisik yang bersumber dari dana desa tahun 2020. Julpikar mencontohkan, di Dusun Bandar Silou adanya pembukaan jalan.

“Selanjutnya tahap pengerjaan telepon sedang pengerjaan dan sebagai informasi untuk LPj masih dalam tahapan pemberkasan,” sebutnya, seraya menuturkan, informasi perihal penggunaan dana desa tahun 2020 juga dipampangkan di kantor Pangulu.

Dilansir dari situs Sistim Informasi Desa (SID) Kemendesa.go.id, jika pagu dana desa Nagori Pardomuan Bandar tahun 2020 sebesar Rp 911.031.000.  Dengan perincian penggunaan dana desa itu yakni :

  1. Penyelenggaraan posyandu (mkn tambahan, kls bumil, lansia, insentif) Rp 75.380.000.

 

  1. Penyuluhan dan pelatihan bidang kesehatan (untuk masyarakat, tenaga dan kader kesehatan dll) Rp 9.300.000.

 

  1. Pembangunan/rehabilitasi/peningkatan/pengerasan jalan usaha tani (dipilih) Rp 94.365.000.

 

  1. Pembuatan dan pengelolaan jaringan/instalasi komunikasi dan informasi lokal Nagori Rp 37.197.956.

 

  1. Pembentukan BUMNAG (persiapan dan pembentukan awal) Rp 9.000.000.

 

  1. Pelatihan pengelolaan BUMNAG (pelatihan yang dilaksanakan oleh pemerintah nagori) Rp 16.500.000.

 

  1. Pembangunan/rehabilitasi/peningkatan/pengerasan jalan usaha tani (dipilih) Rp 78.510.000.

 

  1. Pembangunan/rehabilitasi/peningkatan/pengerasan jalan usaha tani (dipilih) Rp 112.178.044.

 

  1. Kegiatan penanggulangan bencana Rp 100.000.000.

 

  1. Penyuluhan dan pelatihan pendidikan bagi masyarakat Rp 24.000.000.

 

  1. Penanganan keadaan mendesak Rp 354.600.000.

Untuk penerima BLT dana desa di Nagori Pardomuan Bandar sebanyak 124 KK dan disclaimer yang ditulis di situs resmi Kemendes daftar penerima merupakan gabungan penerima bulan ke 1 sampai ke bulan 9. (Red)