Peringatan Hari Jadi ke 16, Ini Penghargaan Diterima Sergai Selama Tahun 2019

Sergai, Lintangnews.com | Bertempat di Lapangan Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Senin (6/1/2020) kemarin, Pemkab Serdang Bedagai (Sergai) melaksanakan upacara Hari Jadi Kabupaten Sergai ke 16.

Bupati, Soekirman dalam amanatnya mengajak seluruh komponen penyelenggaraan pemerintah dan masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Jadi Sergai ke 16, sebagai momentum dalam mengevaluasi dan memperbaiki serta memantapkan kebersamaan dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan.

“Hari Jadi Sergai mengusung tema ‘Kita tingkatkan ekonomi kreatif dan pariwisata desa untuk mewujudkan Serdang Bedagai unggul, inovatif dan berkelanjutan’. Hal ini tentu saja bukan hanya sekedar tema yang tertulis, tetapi menjadi ajakan dan tekad kita untuk dapat bertindak dan bereaksi nyata untuk meningkatkan perekonomian desa di Sergai,” papar Soekirman.

Sergai telah memiliki beberapa destinasi pariwisata desa yang cukup beragam, diantaranya di Desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis dengan wisata arung jeram Bahbolon menawarkan petualangan yang tak terlupakan dan telah banyak menarik minat wisatawan dalam daerah maupun luar daerah.

Selain itu, beberapa waktu lalu di Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan telah tercipta ekowisata yaitu Panteng Kleset yang telah banyak menarik minat wisatawan lokal untuk berkunjung, sehingga roda perekonomian di Desa itu dapat bangkit lebih baik.

Soekirman menuturkan, semua capaian pembangunan pada tahun 2019, Sergai telah berhasil meningkatkan pembangunan daerah yang lebih baik, sehingga memperoleh beberapa prestasi yang membanggakan, baik di tingkat daerah, provinsi maupun nasional. Beberapa prestasi tersebut antara lain, pertama penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI).

Kedua, menerima apresiasi dan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2018 predikat B dengan nilai 62,87 persen.

“Terkait dengan perlindungan anak, Kabupaten Sergai memperoleh penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Pratama. Kemudian memperoleh penghargaan peduli HAM tahun 2019 dari Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Peringkat kedua Kabupaten/Kota se Sumatera Utara dalam aksi pencegahan korupsi terintegrasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan prestasi Monitoring Center for Prevention (MCP) korupsi dengan nilai 82 persen,” papar Bupati.

Lanjutnya, Sergai juga memperoleh penghargaan tertib ukur tingkat nasional untuk peningkatan perdagangannya dan juara II Bumdes terbaik se Sumut. Selain itu, meraih penilaian zona hijau Ombudsman terkait pelayanan publik tahun 2019.

Berkaitan dengan komitmen dalam mewujudkan kesetaraan gender, Pemkab Sergai juga diganjar dengan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Nasional.

Pada tahun 2020 bersamaan dengan Hari Jadi Sergai, dilaunching pameran online tentang UMKM. Selain di sosial media, penjualan juga dapat dilakukan diberbagai Platform e-commerce.

“Semakin banyak cara dilakukan, maka akan semakin mudah konsumen menemukan barang atau produk yang dijual UMKM dan tidak lagi mengandalkan penjualan secara konvensional. Kemudian tentang go digital juga mencakup cara atau metode pembayaran. Saat ini metode pembayaran belanja online sudah kian beragam dan memudahkan konsumen dan pedagang dalam melakukan transaksi jual beli tandas,” Bupati. (Aguswan)