Petugas Gabungan Bongkar Kios Pasar Buah Kisaran  

Pembongkaran bangunan kios pedagang Pasar Buah Kisaran.

Asahan, Lintangnews.com | Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskopdag) Pemkab Asahan bersama Satpol PP, personil TNI Polri, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Lingkungan Hidup bongkar bangunan kios pedagang buah yang bersebelahan dengan Sekolah Diponegoro Kisaran, tepatnya di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Kisaran Kota, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kamis (28/10/2021).

Sebelumnya pihak Diskopdag sudah meminta kepada para pedagang untuk segera mengosongkan pasar. Namun sampai waktu yang disepakati para pedagang tetap berjualan, sehingga dilakukan pembongkaran dan sempat terjadi adu argumen dan nyaris adu fisik.

Terkait penertiban ini dilakukan sehubungan dengan surat Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan nomor : 510/1586 tanggal 26 Agustus 2021, perihal surat mohon pemindahan, pengosongan dan membongkar bangunan kios bersebelahan dengan Sekolah Diponegoro Kisaran.

Kepala Seksi Penyelidik Satpol PP, Pranudya Wisnu Murti menjelaskan, pedagang Pasar Buah Kisaran sudah berjanji akan pindah ke lokasi yang baru, yakni di eks PDAM Kisaran, Jalan Panglima Polem, Kelurahan Kisaran Kota.

“Pasalnya, dalam perjanjian telah disepakati batas pindah terakhir yakni pada tanggal 31 Agustus 2021, namun sampai saat ini pedagang belum juga pindah ke lokasi yang baru,” tegas Wisnu.

Menurut Wisnu, proses pembongkaran paksa ini sebelumnya sudah melalui prosedur imbauan dan teguran. Hal ini dilakukan dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda), serta penertiban keberadaan bangunan kios pedagang buah yang telah melanggar peraturan dengan menggunakan bahu jalan, sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas (lalin) dan pengguna jalan.

Berdasarkan keterangan yang diberikan Diskopdag dan Satpol PP telah memberikan surat peringatan I, II dan III, serta pemberitahuan agar segera pindah dan membongkar bangunan kiosnya sendiri.

Untuk itu, pada hari ini melalui pemberitahuan kembali, Satpol PP memberikan waktu 1 jam setelah sosialisasi dilakukan pada pedagang Pasar Buah agar segera mengosongkan lokasi bangunan kios, karena akan dibongkar dan di kembalikan dalam keadaan semula.

Pihak Diskopdag menandai bangunan yang akan dipindah dengan pilox. Selanjutnya lokasi akan dipindahkan ke Pasar Buah yang telah disediakan Pemkab Asahan. (Heru)