Plt Wali Kota Siantar Ajak Pelajar SD dan SMP Rajin Menabung

Plt Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani saat menyampaikan sambutannya.

Siantar, Lintangnews com | Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Sianțar, Susanti Dewayani mengajak pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk rajin menabung.

Sebab menabung turut menanamkan kebiasaan produktif dan kebiasaan untuk selalu merencanakan masa depan.

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri acara Gerakan Hari Menabung Indonesia Kota Siantar Tahun 2002, di Lapangan SMP Negeri 2, Jumat (19/8/2022). Acara diawali penampilan Tortor Sombah oleh siswa-siswi SMPN 2.

Sebelumnya, Plt Kadis Pendidikan, Kusdianto mengatakan, Gerakan Hari Menabung Indonesia ini melibatkan pelajar dari tingkat SD hingga SMP.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pentingnya menabung sejak dini,” katanya.

Plt Wali Kota menyampaikan, kebiasaan menabung sejak dini, seperti melalui simpanan pelajar, turut menanamkan kebiasaan produktif dan kebiasaan untuk selalu merencanakan masa depan.

“Semua perlu direncanakan dan dimulai dengan memiliki tabungan. Rajin menabung dan rajin berinvestasi,” tukasnya.

Susanti juga mengajak seluruh pelajar untuk menabung melalui berbagai produk keuangan.

“Jangan lagi menyimpan uang di bawah bantal dan kasur. Ayo jadikan kegiatan Gerakan Hari Menabung Indonesia sebagai budaya kita. Kita kurangi budaya konsumtif menjadi masuk ke budaya produktif,” paparnya.

Gerakan Hari Indonesia Menabung merupakan lanjutan dari kampanye nasional Gerakan Menabung yang sudah ada sejak 20 Agustus 1971, kala itu populer dengan sebutan Tabungan Pembangunan Nasional (Tabanas) dan Tabungan Asuransi Berjangka (Taska).

“Kepada seluruh pimpinan bank, saya melihat masih ada keluhan dalam masalah yang berkaitan dengan biaya (fee) tabungan. Kadang-kadang kalau tabungan kita kecil, tidak isi lagi, tau-tau tabungan habis karena tergerus biaya perbankan. Ini tolong khusus yang tabungan pelajar, kalau bisa jangan dipotong biaya,” harapnya.

Dikatakan Plt Wali Kota, pada prinsipnya siapa pun bisa menabung. Jika penghasilannya masih rendah, Insya Allah suatu saat makin meningkat.

“Ya, barang kali tabungannya kecil. Masih kecil, tetapi selalu bisa menabung, apabila itu diniati,” tukasnya.

Lanjutnya, negara dan pemerintah menyadari penghasilan rakyat harus makin meningkat. Income harus terus tumbuh, sehingga sisa belanja dan penghasilan dikurangi pembelanjaan tersisa lebih banyak lagi untuk ditabung. Dengan demikian, tabungannya diharapkan juga makin meningkat.

Kepada Bank Indonesia (BI) dan kalangan perbankan, Plt Wali Kota meminta agar diberikan kemudahan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama berpenghasilan rendah yang juga ingin menabung di bank-bank.

Selanjutnya Plt Wali Kota didampingi Plt Kadis Pendidikan dan pimpinan perbankan menyerahkan buku tabungan dan piagam siswa berprestasi secara simbolik kepada pelajar SD dan SMP. Kemudian, acara sosialisasi ‘Cinta, Bangga dan Paham Rupiah’.

Susanti didampingi Kusdianto dan pimpinan perbankan juga meninjau pameran hasil karya siswa-siswi SMPN 2.

Dalam kesempatan itu, Plt Wali Kota mengapresiasi hasil kreativitas salah seorang siswa SMPN 2 kelas X, Albert Hutabarat.

Turut hadir, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Siantar, Teuku Munandar, Pimpinan Cabang Koordinator Bank Sumut Siantar, Suhardi Sembiring, para pimpinan perbankan, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Sekolah (Kepsek) SD dan SMP, serta siswa-siswi SD dan SMP. (Rel)