PNS Dinas PUPR Simalungun Melanggar Tindak Pidana Perkawinan Halangan

Wanita berinisial LI yang digerebek selingkuh bersama oknum ASN Pemkab Simalungun.

Siantar, Lintangnews.com | MS (49) oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Simalungun dan seorang janda inisial LI (35) harus berurusan dengan pihak Kepolisian.

Pasalnya, NL istri MS melaporkan perbuatan suaminya yang melakukan pernikahan di Kecamatan Tiga Panah,Kabupaten Tanah Karo, secara diam-diam tanpa disetujui dirinya sebagai istri sah.

Kanit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Siantar, Ipda Tangi Sitanggang mengatakan, pihaknya sudah melimpahkan kasus tersebut ke Polres Tanah Karo, lantaran locus delicti (tempat kejadian) di Kecamatan Tiga Panah.

“Setelah diperiksa surat nikah mereka dibuat di Tiga Panah, sehingga kasus ini kita limpahkan ke Polsek Tiga Panah,” kata Ipda Tangi Sitanggang, Rabu (10/4/2019).

Ipda Tangi menuturkan, saat dilakukan pemeriksaan kedua pasangan itu tidak ada melanggar tindak asusila. Namun, keduanya melanggar tindak pidana perkawinan halangan.

“Tidak ada tindak asusila, keduanya melanggar tindak pidana perkawaninan halangan,” pungkas Ipda Tangi.

Diketahui sebelumnya , MS dan LI seorang janda digerebek diduga saat keduanya berhubungan badan, Selasa (9/4/2019) sekira pukul 10.00 WIB di Jalan Rakutta Sembiring, Gang Baja, ada saat penggerebekan NL sang istri sah MS tidak sendiri melakukan penggerebekan ia bersama kedua anaknya.

“Saat diketuk pintunya, wanita yang bersama suamiku itu langsung lari ke kamar mandi dalam kondisi bugil,” sebut NL.

NL juga mengungkapkan, suaminya telah menjalani pernikahan dengan LI di Kecamatan Tiga Panah. “Ada surat nikah mereka dan saat digerebek itu ditunjukkan,” ungkap NL. (irfan)