Polres Asahan Bekuk Pemasok Ekstasi dan 5 Anggota DPRD Labura Ditahan 

Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira memberikan keterangan pers terkait penangkapan 17 orang terkait pil ekstasi.

Asahan, Lintangnews.com | Polres Asahan resmi melakukan penahanan terhadap 15  orang yang diamankan dari Karoke Antariksa Kisaran dalam pengaruh narkotika jenis pil ekstasi, diantara 5 oknum anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Saat menggelar konferensi pers, Jumat (13/8/2021), Kapolres, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, dari lokasi penangkapan pada Sabtu (7/8/2021) lalu ada 17 orang diamankan dan 3 orang dipulangkan.

Selanjutnya Polres Asahan melakukan pengembangan terhadap yang menjual ekstasi dan ditemukan 2 orang, lalu ditetapkan 1 orang menjadi tersangka.

“Resmi dilakukan penahanan 15 orang. Satu orang merupakan pemasok ekstasi dan kita juga telah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, BNNK Asahan dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kisaran,” ujar Kapolres.

Dari 17 orang yang diamankan, diketahui tersangka inisial R sudah beberapa kali melakukan pemesanan ekstasi dan ruangan tempat karoke melalui telepon seluler.

“Untuk 14 orang maksimal dihukum penjara 4 tahun. Sedangkan R sebagai penjual narkotika minimal 5 tahun penjara,” sebut AKBP Putu didampingi Kasat Narkoba, AKP Nasri Ginting dan KBO, Iptu Samsul Adhar.

Ternyata saat dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan, diketahui dari beberapa oknum anggota DPRD Labura itu pernah melakukan hal yang sama di tempat lain. Bahkan inisiator pertemuan di tempat karoke di Kisaran hingga menggunakan ekstasi.

Diketahui 5 orang anggota DPRD Labura yang diamankan berinisial AB (Partai Persatuan Pembangunan), ZS (Partai Hanura), FO (Partai Hanura), KN (Partai Golkar) dan ST (Partai Amanat Nasional). (Heru)