Polres Asahan Musnahkan 20 Kg Ganja dan 16 Kg Lebih Sabu  

Kapolres Asahan, AKBP Fasial Napitupulu saat memusnahkan narkoba jenis sabu dengan cara direbus. 

Asahan, Lintangnews.com | Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan musnakan 20 bal ganja dan 11 bungkus jenis sabu di halaman Polres setempat, Rabu (30/1/2019) disaksikan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam pidatonya, Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu mengatakan, akan menindak tegas terhadap bandar dan juga pengedar narkoba.

“Kita akan tindak tegas dan buru bagi mereka yang berhubungan dengan narkoba. Kita juga beri apresiasi pada Pemkab Asahan yang mendukung tugas kepolisan dalam memerangi narkoba, khususnya di Asahan dengan pembentukan Tim Paus,” ujar Faisal.

Sementara itu Bupati Asahan diwakilkan Kakan Kesbangpol, Sorimuda Siregar mengatakan, mendukung tindakan tegas yang diambil Kepolisian dalam memerangi narkoba.

“Kita wajib membantu melalui anggaran, namun itu juga peran para anggota dewan. Sehingga kita bekerja sama untuk melindungi anak-anak dan polisi menjadi garda terdepannya,” ujar Sorimuda .

Dia juga meminta, agar tetap mempertahankan nama Kampung Bersinar yang dulunya bernama Kampung Tengah.

Forkopimda saat menunjukan barang bukti narkoba sebelum dilakukan pemusnahan.

“Seperti Kampung Tengah meadset buruk karena narkoba begitu kental di Kelurahan yang berada di Kecamatan Kisaran Barat. Itu telah berubah dengan nama Kampung Bersinar. Ini merupakan prestasi bagi Polres Asahan dan meyakinkan Pemkab Asahan untuk keseriuskan kita bersama memerangi narkoba,” ungkapnya.

Ketua DPRD Asahan melalui Wakil Ketua, Dahrun Hutagol mengatakan, siap mengumandangkan pemberantasan narkoba yang merusak generasi bangsa.

“Kita siap membantu hingga pemberantasan juga pencegahaan terus dikumandangkan, dengan harapan yang diinginkan agar anak bangsa sehat dan cerdas,” ujar Dahrun .

Sementara itu, pemusnahan barang bukti turut dihadiri dari Tim Laboratorium Forensik Mabel Pori Cabang Medan.

Dalam rentang waktu bulan Januari hingga Desember tahun 2018, jumlah tindak pidana sebanyak 358 kasus, dengan tersangka sebanyak 498 orang. Barang bukti yang berhasil di antaranya ganja sebanyak 20.793.65 gram dan sabu 16. 948.86 gram. (heru)