Polres Simalungun Gelar Rakor Satgas Bansos 2019

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan beserta jajarannya fose bersama Kepala Bappeda dan Kadis Sosial Kabupaten Simalungun

Simalungun, Lintangnews.com | Dalam rangka penyaluran bantuan sosial (bansos) di wilayah Kabupaten Simalungun, Polres Simalungun gelar rapat koordinasi Satuan Tugas Bantuan Sosial (Satgas Bansos) di Aula Andar Siahaan Mapolres Simalungun, Rabu (6/2/2019).

Rakor dipimpin Kapolres AKBP Marudut Liberty Panjaitan didampingi Kepala Bappeda Pemkab Simalungun, Lurinim Purba dan Kepala Dinas (Kadis) Sosial, Frans Togatorop.

Dalam sambutannya, Kapolres mengharapkan agar nantinya bantuan itu benar-benar tepat sasaran. AKBP Marudut juga menyampaikan beberapa hal yakni PKH (Program keluarga Harapan), PKM (Program Keluarga Mandiri) dan Rastra (Beras Sejahtera)

“Ini bertujuan supaya pembagiannya juga tepat sasaran. Polri dalam hal ini akan melakukan pengawasan dan antisivasi agar tidak ada orang yang berada atau kaya menerima bansos tersebut,” sebut Kapolres.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Kapolres meminta kepada Kadis Sosial dan Kepala Bappeda Pemkab Simalungun untuk menjelaskan kepada personil Babinkamtibmas Polres Simalungun, agar nantinya personil dapat mengetahui tugasnya di lapangan.

Lurinim Purba dalam paparannya menjelaskan, program pemerintah yang berjalan saat ini sudah sangat baik dan diharapkan dapat dijalankan tepat sasaran, dengan diawasi pihak Kepolisian bersama-sama instansi terkait lainnya.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Polres Simalungun atas pelaksanaan kegiatan rapat Satgas Bansos yang digelar.

Lurinim mengakui, banyak program yang sudah dilakukan pemerintah pusat, khususnya kepada masyarakat desa. Namun keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi salah satu faktor program dimaksud kurang sempurna.

“Dengan adanya Satgas Bansos antara Pemkab dengan Polres Simalungun bersama-sama mengawal, sehingga tepat sasaran di 32 Kecamatan dan 387 Nagori. Ini sesuai dengan data yang sudah diperoleh Pemkab Simalungun terkait penerima bansos tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Frans Togatorop menjelaskan, proses penyaluran setiap bansos akan segera dijelaskan sebagaimana ketentuannya dalam waktu dekat ini, karena adanya perubahan sistem pada tahun 2019.

“Bantuan dari pemerintah pusat nantinya terdiri dari PKH dan bansos. Kementerian Sosial (Kemensos) mengharapkan supaya 100 persen orang miskin menerima bansos.

“Terkait mekanisme yang dilakukan Pangulu melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) untuk mendata siapa-siapa saja yang berhak menerima rastra,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Wakapolres, Kompol Zulkarnaen Pane, Kabag Ren, Kompol N Panjaitan, Kasat Sabhara, AKP M Syafi’i, Kasat Reskrim, AKP Ruzi Gusman dan Kasat Binmas, AKP Y Sinulingga. Sementara peserta rapat seluruh Bhabinkamtibmas serta rombongan Bappeda dan Dinas Sosial (Dinsos) Simalungun. (zai)