PPK USI Bersama BTPN Syariah Gelar Seleksi Perekrutan Karyawan

Siantar, Lintangnews.com | Pusat Pengembangan Karir Universitas Simalungun (PPK-USI) bekerjasama dengan Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah (BTPN Syariah) gelar seleksi perekrutan karyawan BTPN Syariah untuk posisi community officer.
Seleksi dilaksanakan pada Selasa (24/9/2019) di Gedung Sekolah Pascasarjana USI Siantar.
Peserta seleksi ada sebanyak 80 orang yang semuanya wanita tamatan SMA/SMK sederarat/D1/S1 bagi semua jurusan.
Peserta seleksi bukan hanya berasal dari Siantar Simalungun saja melainkan berasal dari seluruh daerah wilayah se Sumatera Utara.
Seleksi dilakukan dalam 2 tahap yakni, psikotest dan interview. Bagi yang lulus psikotest dilanjutkan dengan interview dan hasilnya langsung  diumumkan pada hari itu juga.
Bagi yang dinyatakan lulus diberi waktu seminggu untuk melengkapi dokumen persyaratan yang ditetapkan, kemudian langsung dipekerjakan sebagai pegawai tetap BTPN Syariah.
Penempatan di desa-desa wilayah seluruh Sumatera Utara, sementara fasilitas yang diperoleh meliputi pendapatan tetap dan tunjangan Hari Raya, fasilitas kesehatan, pelatihan dan jenjang karir, fasilitas tempat tinggal, fasilitas kenderaan kerja dan beasiswa.
Menurut Mustafa Ginting selaku Kepala PPK USI, pelaksanaan perekrutan karyawan BTPN Syariah di kampus USI ini bukanlah pertama sekali, tetapi sejak dibentuk PPK USI tahun 2017 lalu.
BTPN Syariah merupakan mitra setia PPK USI dalam melakukan perekrutan karyawan di Kampus USI.
“Pada tanggal 4 September 2019 lalu, BTPN Syariah bekerjasama dengan PPK USI melakukan perekrutan karyawan dan sekaligus penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan USI tentang mempersiapkan alumni USI memasuki dunia kerja,” tuturnya.
Ketika disinggung sejauh mana terobosan dan gerakan PPK USI yang dipimpinnya dalam mengurangi pengangguran, Dosen Fakultas Pertanian dan Pascasarjana USI ini mengatakan, paling tidak 2 bulan sekali ada diselenggarakan seleksi perekrutan tenaga kerja dari berbagai perusahaan di USI.
“Direncanakan pada pertengahan November 2019 akan diselenggarakan job fair di USI dengan mengundang sedikitnya 30 perusahaan besar profesional baik lokal maupun nasional dalam rangka perekrutan tenaga kerja,” kata Mustafa.
Sehubungan dengan itu, Mustafa menghimbau kepada lulusan SMA/SMK sederajat kalau memang motivasi dan targetnya kuliah untuk mendapatkan pekerjaan tidak perlu berpikir panjang lagi, karena USI lah yang paling tepat kampusnya.
Terutama bagi masyarakat Siantar-Simalungun dan sekitarnya untuk apalagi jauh-jauh kuliah ke daerah lain dengan biaya besar, namun nantinya setelah tamat kuliah kembali juga ke USI untuk melamar pekerjaan.
Saat ini para lulusan SMA/SMK sederajat sedang menentukan pilihan perguruan tinggi tempatnya kuliah.
Mustafa memberikan tips kepada lulusan SMA/SMK sederajat dalam  memilih Perguruan Tinggi Swasta (PTS) tempat kuliahnya harus pintar, hati-hati dan cermat.
Penerimaan CPNS sejak bulan September-Oktober 2017 lalu sampai saat ini sangat tegas dipersyaratkan, bahwa seseorang dapat melamar CPNS jika yang bersangkutan lulusan dari Perguruan Tinggi dengan akreditasi minimal B.
“Disamping mempertimbangkan akreditasi Perguruan Tingginya adalah juga penting mempertimbangkan Perguruan Tinggi yang mempunyai lembaga atau unit yang mempersiapkan dan memfasilitasi alumninya mudah dan cepat mendapatkan pekerjaan. Jadi ada dua hal yang menjadi kata kunci dalam menentukan pilihan kampus PTS tempat kuliah: Pertama, akreditasi program studi minimal B. Kedua, perguruan tingginya mempunyai lembaga/unit yang mempersiapkan lowongan kerja bagi alumninya. Kedua hal itu telah dimiliki USI dimana akreditasi institusi dan semua program studi B, serta ada Pusat Pengembangan Karir Universitas Simalungun (PPK-USI) sebagai lembaga yang mempersiapkan mahasiswa dan alumninya memasuki dunia kerja (mempersiapkan lowongan kerja),” tutup Ginting. (Elisbet)