Taput, Lintangnews.com | Tebalnya kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) berakibat juga pada kondisi iklim buruk dan menyebabkan jarak pandang berada di kisaran 1.000-1.500 meter.
Akibatnya, aktivitas penerbangan ke Bandara Internasional Silangit lumpuh total. Bahkan, sejumlah maskapai rute ke Bandara Internasional itu sejak Minggu hingga Senin (23/9/2019) batal terbang.
Hal itu disampaikan EGM Bandara Silangit, Muhammad Iwan Sutisna, Senin (23/9/2019).
“Dikarenakan kabut asap, tidak ada pergerakan pesawat di Bandara Silangit, semua air lines cancel due to smoke. Berdasarkan informasi Unit Meteorologi dan Geofisika Bandara Silangit, yakni visibility (jarak pandang) berkisar 1.500 meter,” sebutnya.
Sutisna menuturkan, pesawat yang membatakan penerbangannya yakni, Wings Air IW 1297 KNO-DTB, yang seharusnya berangkat pukul 08.20 WIV. Sementara Citilink QG-881 CGK-DTB, Citilink QG-021 HLP-DTB dan Sriwijaya SJ 890 CGK-DTB batal terbang karena alasan operasional.
“Air Asia AK-411 KUL-DTB keberangkatan 11.25 WIB sempat mengudara, namun akhirnya return to base kembali ke Kuala Lumpur dan akhirnya cancel flight,” sebutnya.
Hal yang sama juga terjadi, yakni hingga ada 4 penerbangan yang cancel yakn, Wings Air IW1296 rute KNO-DTB, Citilink QG880 rute CGK-DTB, Batik Air ID6832 rute CGK-DTB dan Citilink QG020 rute HLP-DTB.
Sedangkan Sriwijaya Air SJ890 rute CGK-DTB masih on schedule ETD sekira pukul14.15 WIB, namun batal juga berangkat karena gangguan sistem.
“Saya harap kondisinya bisa membaik karena banyak yang dirugikan akibat lumpuhnya pergerakan pesawat ke Bandara Silangit,” sebut Sutisna. (pembela)


