PPKM Level 4 Diperpanjang, Warga Berharap Bantuan Wali Kota Siantar Walaupun Pakai Uang Pribadi

Pemberian bantuan (ilustrasi)

Siantar, Lintangnews.com | Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 36 Tahun 2021, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Siantar diperpanjang sampai 6 September 2021, dengan sejumlah aturan terkait pelaksanaan kegiatan-kegiatan.

Dampak perpanjangan ini, pastinya membuat masyarakat semakin kesusahan karena adanya keterbatasan dalam beraktifitas pada PPKM level 4 ini lalu.

Sayangnya, bantuan dari Pemko Siantar sampai saat ini juga belum disalurkan. Padahal PPKM level 4 di Siantar diberlakukan sejak tanggal 10 Agustus 2021.

Pariaman Silaen selaku Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Pemko Siantar saat dikonfirmasi terkait bantuan bagi masyarakat yang terdampak, mengaku akan disalurkan dalam waktu dekat, karena sedang menyusun datanya saat ini.

Disinggung kenapa bantuan terlalu lama disalurkan, sementara PPKM level 4 telah berlaku sejak 2 minggu lalu, Pariaman beralasan, pihaknya membutuhkan waktu untuk melakukan pendataan dan melengkapi administrasi lainnya.

Terpisah, Rahmat salah seorang warga Siantar saat dikonfirmasi menyampaikan, di situasi saat ini bantuan pemerintah sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup.

“Kerja pun susah bang, otomatis pemasukan nggak ada. Sepertinya ini lah yang paling sulit dari situasi yang pernah terjadi bang,” ujar pria yang memiliki 3 orang anak ini, Selasa (24/8/2021).

Ia berharap, bantuan ini segera disalurkan dan tetap mengedepankan orang yang memang membutuhkan. “Jangan karena keluarganya, jadi bersangkutan yang mendapat bantuan. Praktek seperti itu sering terjadi,” sebutnya pria berprofesi sebagai tukang becak ini.

Rosmiana warga lainnya berharap, agar Wali Kota, Hefriansyah  benar-benar peduli terhadap persoalan masyarakat Siantar.

“Di situasi sulit ini, mohon lah Wali Kota segera hadir turun ke masyarakat. Bila perlu pakai uang pribadi memberi bantuan kepada warganya,” tutup ibu yang memiliki 3 orang anak ini. (Elisbet)