Proyek ‘Abal-Abal’ Milik Dinas PUPR Simalungun di Karang Bangun Layak Ditinjau Ulang

Tampak warga Kecamatan Siantar selaku pemerhati mempertontonkan campuran perekatnya.

Simalungun, Lintangnews.com | Proyek pembangunan saluran air atau parit pasangan di sepanjang jalan Bangun Sari di Huta III Nagori Karang Bangun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun terindikasi tidak sesuai spesifikasi teknis yang direncanakan.

Proyek bersumber dari APBD milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Simalungun itu didapati banyak kejanggalan. Pasalnya di sejumlah titik sudah terjadi tambalan akibat mengalami rusak.

Dil apangan banyak item item pekerjaan dan ditengarai tidak sesuai rencana awal di dalam perjanjian kontrak kerja. Judul kegiatan itu peningkatan jalan Bangun Sari di Huta III Nagori Karang Bangun.

Informasi dihimpun, Senin (4/10/2021), pembangunan saluran air atau parit pasangan itu adalah proyek Dinas PUPR senilai Rp 198.161.000 dan merupakan aspirasi anggota DPRD Kabupaten Simalungun.

Akan tetapi di lapangan proyek itu dikerjakan Alatan Sinaga warga kecamatan Dolok Panribuan dengan memakai perusahaan CV Mual Dolok milik warga Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Disamping itu item lain pengerjaan proyek dengan nomor kontrak 620/28.5/22.2/PPK-2/2021 tersebut banyak yang terindikasi tak sesuai dengan spesifikasi teknisnya dan kurang mendapatkan pengawasan. (Zai)