Buka Kegiatan Vaksinasi 10 Ribu Dosis, Wabup Simalungun: Masyarakat Jangan Takut Divaksin

Wakil Bupati Simalungun, Zonny Waldi meninjau pelaksanaan vaksinasi.

Simalungun, Lintangnews.com | Bupati diwakili Wakil Bupati Simalungun, Zonny Waldi membuka kegiatan vaksinasi 10 ribu dosis yang dilaksanakan Ikatan Alumni Universitas Sumatera Utara (IKA USU) Jakarta, di Open Stage Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Senin (4/10/2021).

Ketua Panitia, Fransisco MH Panjaitan menyampaikan, kegiatan vaksinasi 10 ribu dosis yang dilaksanakan IKA USU Jakarta mendapat dukungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) dan Pemkab Simalungun.

Pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Simalungun dilaksanakan di 3 lokasi yakni di Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon sebanyak 4.000 dosis, Saribudolok Kecamatan Silimakita 3.000 dosis dan di Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok sebanyak 3.000 dosis.

“Kegiatan ini dilaksanakan secara simultan dan di 2 Kecamatan telah terlaksana. Kami mohon doa dan dukungan kepada semua pihak agar kegiatan ini berjalan lancar dan Simalungun mencapai herd immunity,” ujarnya.

Dalam sambutannya Wakil Bupati menjelaskan, Kabupaten Simalungun terdapat 32 Kecamatan dengan penduduk lebih dari 1 juta jiwa. Menurutnya, target vaksinasi di Simalungun untuk mencapai herd immunity kirang lebih sekitar 788.362 orang dan hingga sampai saat ini yang sudah melaksanakan vaksinasi dosis pertama 48,45 persen dan vaksinasi dosis kedua 13,73 persen.

Zonny Waldi menyampaikan, Covid-19 ini tidak hanya mempengaruhi kesehatan, tetapi juga berdampak luas kepada perekonomian, budaya, tatakrama dalam kegiatan sosial. “Luas sekali dampak dari wabah Covid-19 ini,” katanya.

Untuk itu terkait vaksinasi ini, pihaknya berharap kepada Kemenkes agar daerah Simalungun menjadi perhatian khusus, apalagi Kecamatan Girsang Sipangan merupakan kawasan Danau Toba menjadi kawasan super prioritas destinasi pariwisata nasional.

“Ada sekitar 12 ribu jiwa masyarakat di Kecamatan ini dan yang sudah divaksin ada sekitar 5  ribu orang, jadi sekitar 7 ribu orang yang divaksin kali ini,” kata Wabup sembari menyampaikan apresiasi kepada IKA USU yang menginisiasi pelaksanaan vaksinasi 10 ribu dosis di Simalungun.

“Jika vaksinasi ini dilaksanakan di Kecamatan ini berarti hanya sekitar 3 ribu orang lagi masyarakat yang belum divaksin,” kata Zonny Waldi dan selanjutnya memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi lanjutan di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon pada bulan Oktober ini juga pada masyarakat.

Wabup berharap, dalam bulan ini juga masyarakat di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon sudah tervaksinasi 100 persen, sehingga wisatawan yang datang di Parapat ini tidak khawatir lagi. Karena Parapat merupakan pintu gerbang wisata Danau Toba.

“Kepada masyarakat mari dukung kegiatan ini. Mari kita bersinergi dengan baik sehingga bulan Oktober ini sasaran 14 ribu bisa terlaksana dengan baik. Meskipun sudah divaksin tetap terapkan protokol kesehatan (prokes) dengan melaksanakan 5M dan masyarakat jangan takut divaksin,” ujar Wabup.

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Ditjen IKP Kementerian Kominfo, Septriana Tangkary mengatakan, saat ini pemerintah menargetkan bahwa pada akhir tahun 2021, 70 persen masyarakat Indonesia sudah divaksin.

“Untuk itu Kementerian Kominfo berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti PIKA USU Jakarta dan sekitarnya dan Kemenkes dan pemerintah daerah untuk menyelenggarakan vaksinasi di beberapa wilayah,” sebutnya.

Plt Direktur Surveilance dan Karantina Kesehatan Kemenkes, Prima Yoshephine menjelaskan, harus ada kerja sama dari berbagai pihak dan masyarakat untuk terus mendukung program percepatan vaksinasi.

“Harapan kita, acara yang diselenggarakan IKA USU ini dapat membantu percepatan vaksin bagi masyarakat, dan kita juga harus sadar kalau setelah menerima vaksin tetap harus menjaga prokes,” jelas Prima.

Maralop Nainggolan selaku Ketua IKA USU Jakarta dan sekitarnya mengungkapkan, Simalungun merupakan salah satu Kabupaten di Sumatera Utara yang masih memerlukan percepatan vaksinasi. Ia juga berharap, dengan adanya program percepatan vaksinasi ini dapat membangung herd immunity di Simalungun dan industri pariwisata segera bangkit kembali.

Hadir dalam kegiatan itu, Anggota DPRD Sumut, Hidayah Herlina Gusti, anggota DPRD Simalungun, Maraden Sinaga, Wakapolres Simalungun, Kompol Efianto, Staf Ahli Bupati Pemerintahan dan Kesra, Akmal A Siregar, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Albert R Saragih, Plt Kadis Kesehatan, Lidya Saragih, Plt Kasapol PP Adnadi Girsang, Plt Kepala BPBD Bob Presly Saragih, Camat dan Forkopimcam Girsang Sipangan Bolon dan Divisi BODT Siswanto Sinambela. (Rel/Zai)