Proyek Jaringan Internet Desa Belum Miliki LPj, Kadis PMPN Simalungun ‘Pelit’ Dikonfirmasi

Kadis PMPN Pemkab Simalungun, Sarimuda Purba.

Simalungun, Lintangnews.com | Jaringan internet desa di sejumlah Pemerintah Nagori (Pemnag) di Kabupaten Simalungun yang telah dipasang sejak 4 bulan lalu diketahui belum juga memiliki Laporan Pertanggung jawaban (LPj).

Seperti terjadi di sejumlah Pemnag di Kecamatan Pematang Bandar. “Belum ada dikasih (diberikan) LPj nya,” ungkap Pangulu salah satu Nagori, Kamis (20/8/2020).

Selain itu, agar memiliki LPj, Pangulu Nagori diminta untuk mengambilnya sendiri. “Kemarin itu ditelepon untuk mengambil LPj nya. Tetapi gak tau di mana alamatnya. Mereka tak mau antar,” jelasnya.

Diketahui untuk sejumlah Pemnag di Kecamatan Pematang Bandar, sebagai pihak ketiga (rekanan) dalam pemasangan jaringan internet desa disebut PT Zio Net Telekomunikasi (Tekan).

“Yang pasang duluan Nagori Purwodadi. Pangulu nya Kuntoro dan mengarahkan ke PT Tekan dalam pemasangan jaringan internet,” sebutnya.

Sementara sebelumnya Kabid Pemnag pada Dinas Pemberdayaan Maujana dan Pemerintah Nagori (PMPN) Pemkab Simalungun, Robert Kennedy Silalahi kepada wartawan mengaku tidak mencampuri hal itu.

“Kalau LPj nya belum ada disampaikan. Tahun depan lah,” ucapnya sembari menyampaikan bahwa pemasangan jaringan internet desa merupakan prioritas.

Sementara, Kadis PMPN Simalungun, Sarimuda Purba saat coba dikonfirmasi berulang kali via telepon seluler, Selasa (18/8/2020) memilih bungkam.

Direktur PT Zio Net Teknologi, Dany Hutapea saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Kamis (6/8/2020) lalu menjelaskan, LPj sudah dipersiapkan dan tinggal menanda tangani.

“Tinggal ambil ke kantor dan ditanda tangani TPK (Tim Pengelola Kegiatan). Bukan Pangulu, gak mungkin kami lagi yang antar. Ongkos lagi nanti,” jelasnya.

Dany mengaku, dalam LPj mengenai biaya pemasangan tidak ada diterakan dana yang digunakan bersumber dari dana desa karena bukan khusus untuk itu.

“Tidak ada. Itu kan sebagai penyeimbangan saja bagi Nagori untuk mempersiapkan LPj nya. Kita tidak ada minta khusus itu,” ucapnya sembari menyebut ada di 5 nagori dilakukan pemasangan jaringan internet.

Menurutnya, tidak ada koordinasi dengan Dinas PMPN Simalungun sebelum melakukan pemasangan. “Tidak ada lae. Kita langsung ke Nagori. Kan Pangulu penentunya,” katanya.

Ditanya apakah benar bernama Dany Hutapea dan jabatan sebagai Direktur PT Zio Net Teknologi, pria berkulit hitam manis ini membenarkan bernama Dany Hutapea. “Direktur marga Silitonga,” terangnya.

Disinggung adanya permohonan yang ditujukan kepada Bupati, Kadis PMPN Simalungun dan Pangulu Nagori serta tertera nama Dany Hutapea sebagai Direktur, dirinya malah balik bertanya. “Apa rupanya kendalanya lae? Kok macam digoreng-goreng soal internet ini,” tanya Dani.

Sebelumnya, Dany Hutapea saat ditemui di komplek Mega Land, Kamis (9/7/2020) membenarkan memasangan jaringan internet Nagori di Kecamatan Pematang Bandar. “Paling 5 Nagori,” katanya.

Ditanya, bagaimana bisa masuk memasang jaringan internet Nagori dan apakah ada koordinasi dengan Dinas PMPN Simalungun, Dany mengaku itu antara bos ke bos.

“Kantor di Medan. Di sini (Siantar) juga ada, di Jalan Bukit Maratur,” jelasnya. (Zai)