PT TPL Sesalkan Aksi Sekelompok Masyarakat di Wilayah Operasional Perusahaan

Kawasan konsesi yang dikelola PT TPL.

Toba, Lintangnews.com | PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) menyesalkan terjadinya aksi yang tidak diharapkan dilakukan sekelompok masyarakat di area operasional perusahaan yang berada di Desa Natumingka, Kecamatan Borbor, Kabupaten Toba, Selasa (18/5/2021) kemarin.

Aksi itu terjadi di wilayah kawasan hutan negara yang menjadi kawasan konsesi PT TPL yang telah memasuki rotasi penanaman keenam.

Direktur PT TPL, Jandres Silalahi mengatakan, aksi yang tidak diharapkan dilakukan sekelompok masyarakat terjadi di tengah proses dialog antara perusahaan, masyarakat, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), serta stake holder lainnya.

“Kami menyesalka terjadinya tindakan yang tidak diharapkan yang menyebabkan korban luka. Apalagi, aksi sekelompok oknum masyarakat terjadi di tengah proses dialog untuk menyelesaikan isu-isu yang ada,” kata Jandres melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (22/5/2021).

Menurutnya, lokasi penanaman itu merupakan kawasan konsesi yang memiliki izin dari negara dan telah memasuki masa rotasi penanaman kelima. Ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Kehutanan No.493/Kpts-II/92 tanggal 01 Juni 1992.Jo SK.307/MenLHK/Setjen/HPL.P/7/2020 tentang Pemberian Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri

Atas terjadinya aksi itu, PT TPL akan terus mendorong dialog dan solusi yang damai dengan masyarakat, guna memecahkan berbagai persoalan, dan tidak mengedepankan aksi-aksi yang dapat merugikan kedua belah pihak.

“Kita juga terus menjalankan program-program sosial melalui kolaborasi dengan masyarakat sekitar melalui kemitraan kehutanan, yang meliputi tumpang sari tanaman pangan dengan masyarakat di area tanaman produksi, serta pola tanaman kehidupan,” sebut Jandres.

Hal ini sesuai dengan arahan pemerintah, agar PT TPL menjalankan program hutan sosial dalam rangka pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. (Rel)