Puluhan Pelajar SMAN 1 Sipintuangin Alami Keracunan Makanan  

Simalungun, Lintangnews.com | Sedikitnya puluhan siswa-siswi SMA Negeri 1 Sipintuangin di Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Rabu (9/10/2019) mengalami keracunan makanan.

Informasi dihimpun, Kamis (10/10/2019) menyebutkan, puluhan pelajar itu mengalami muntah dan sakit perut diduga akibat keracunan makanan dari kantin sekolah.

“Kemarin, sekira pukul 07.00 WIB, siswi bernama Astri Turnip dan teman-temannya sampai di sekolah langsung masuk kantin makan bakso goreng pakai saos,” ucap sumber.

Setengah jam kemudian, siswa-siswi mulai belajar seperti biasa. Berselang 5 menit, Astri Turnip mengalami sakit perut dan muntah-muntah.

Lalu minta ijin pulang, namun disarankan guru untuk berobat ke Puskesmas dulu. Dan langsung diantar gurunya pada saat itu.

Ternyata menyusul lagi siswa lainnya, dengan merasakan gejala yang sama. Kemudian dibawa lagi ke Puskesmas di Sipintuangin.

“Sekira pukul 12.00 WIB, jumlah siswa-siswi yang alami keracunan bertambah hingga 23 orang. Enam orang dilakukan rehidrasi therapi infus. Lainnya di observasi,” ungkap sumber.

Terkait informasi ini, Kadis Kesehatan Pemkab Simalungun, Edwin Simanjuntak melalui Kapus Sipintuangin, Marisa Gultom tidak membantah adanya peristiwa itu.

“Benar sekira pukul 13.00 WIB semua keadaan pelajar sudah membaik. Dan pukul 15.30 WIB sudah pulang semuanya,” ujar Marisa Gultom.

Menurutnya, diduga penyebab para pelajar mual atau muntah dari jajanan yang dikonsumsi dari kantin sekolah. Ini berupa bakso goreng dan mie kuah.

“Penelitian epidemiologi sudah kita laksanakan. Sampel yang didapat berupa saos, bakso dan mie goreng sudah dikirim ke Labkesda Provinsi,” ucapnya. (Zai)