Pungli Pemberkasan Sertifikasi Guru Teranyar akan Kembali Terjadi di Simalungun

Rincian biaya untuk pemberkasan sertifikasi guru.

Simalungun, Lintangnews.com | Untuk pemberkasan sertifikasi, guru di Kabupaten Simalungun disebut akan kembali dikutip.

“Ini seperti guru di SMP Negeri 1 Hatonduhan lah,” ungkap salah seorang pengawas saat ditemui, Jumat (8/10/2021).

Dikatakan, jumlah uang yang akan kembali dikutip dari para guru untuk pemberkasan sertifikasi terungkap, setelah adanya arahan dari Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 1 Hatonduhan, Tiarlin Simamora.

“Memang belum ada dikutip, namun sudah ada arahan dari Kepsek dan tidak mungkin hanya sebesar Rp 123.250 per guru, sesuai dengan yang sudah dirinci di selembar kertas,” jelasnya.

Disebutkan, rincian dimaksud yang dipaparkan di selembar kertas yakni, biaya foto copy SPTJM Rp 27.750, Info GKT/Validasi Rp 2.250, 3 lembar verifikasi Rp 750 dan aktif tugas Rp 7.500.

Selanjutnya, fakta integritas 3 lembar Rp 700, materai Rp 12.000, foto copy daftar gaji Rp 2.500, pembagian tugas 15 lembar Rp 7.500, cover, jilid 3 lembar Rp 3.000, uang lelah Tata Usaha (TU) Rp 50.000 dan ongkos Kepsek Rp 20.000.

“Itu lah rinciannya. Tetapi, kan belum tentu segitu saja dikutip. Sama dinas, tidak mungkin tangan kosong atau cuma menerima berkas saja,” bebernya.

Sayang, terkait dugaan itu, Kepsek SMP Negeri 1 Hatonduhan, Tiarlin Simamora yang coba dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler mengatakan, tidak ada kutipan dan mengarahkan.

“Mungkin itu (rincian) oretan mereka (TU). Belum ada sampai sama saya,” katanya. (Zai)