Raibnya Mesin Impeler Turbin PLTA Bah Hilang masih Misterius  

Simalungun, Lintangnews.com | Teka teki raibnya 1 unit mesin kipas impeler turbin PLTA Bah Hilang hingga saat ini masih mengambang dan belum ada titik terang siapa pelakunya.

Diketahui salah satu mesin utama untuk memproduksi arus listrik yang selama ini berfungsi sebagai penunjang tenaga daya listrik di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Bah Jambi itu hilang pada Senin (30/12/2019) lalu.

Selanjutnya kasus pencurian itu resmi dilaporkan ke Polsekta Tanah Jawa, Selasa (31/12/2019) sesuai dengan Nomor : STTL/206/XII/2019/SU/SIMAL SEK.T.JAWA.

Mesin berbahan baku material sejenis perunggu dan sudah langka ini dengan bobot berkisar 300 kilogram itu hilang di lokasi gudang PLTA Bah Hilang, areal Afdeling 5, Unit Kebun Bah Jambi, Nagori Totap Majawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

Terkait hal ini, pihak Polsekta Tanah Jawa telah melakukan pemanggilan terhadap beberapa karyawan PTPN IV Kebun Bah Jambi untuk dimintai keterangan atas hilangnya mesin bernilai ratusan juta tersebut.

Anehnya, ketika dilakukan pemeriksaan saat diketahui mesin itu hilang, kunci gudang tidak mengalami kerusakan. Selain itu, pintu dan grendelnya juga tidak rusak.

Sementara itu, lokasi gudang mesin PLTA Bah Hilang dijaga 4 orang petugas jaga yang bergiliran pada setiap malamnya.

Manager Unit PKS Bah Jambi, Rudi Simatupang ketika dikonfirmasi, Minggu (21/6/2020) terkait perkembangan kasus itu, menuturkan jika hingga saat ini pihak Polsekta Tanah Jawa masih melakukan penyelidikan.

“Horas lae…info terakhir polsek tanah jawa msh mengusut/melaksanakan penyelidikan dan saat ini yg mengikuti perkembangan adalah pak komer purba,apk kebun bah jambi lae,” tulis Rudi via pesan WhatsApp (WA). (Red)